Tesis
Pengembangan senam otak (brain gym) bentuk multimedia pembelajaran untuk peserta didik berkebutuhan khusus tingkat sekolah dasar / Mochammad Bhirowo
Abstrak
ABSTRAK Bhirowo Mochammad. 2017. Pengembangan Senam Otak (Brain Gym) Bentuk Multimedia Pembelajaran Untuk Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Tingkat Sekolah Dasar. Tesis Pendidikan Olahraga Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang (1) Dr. Siti Nurrochmah M.Kes (2) Dr. Wasis. D. Dwiyogo M.Pd Kata Kunci Senam Otak Multimedia Pembelajaran Peserta didik Berkebutuhan Khusus. Senam otak (Brain Gym) memiliki peranan penting dalam perkembangan sistem saraf otak manusia terutama dalam hal kemampuan kognitif afektif dan psikomotor. Penelitian ini dilaksanakan untuk menyesuaikan kegiatan senam aerobik yang terjadi di SDLB Bedali Lawang dengan pendekatan senam otak agar sesuai dengan konsep pertumbuhan dan perkembangan gerak dasar motorik anak tingkat sekolah dasar serta melatih kordinasi keseimbangan antara otak kiri dan kanan. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan rangkaian gerakan senam otak yang dikemas dalam bentuk multimedia pembelajaran untuk peserta didik berkebutuhan khusus tingkat sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Lee dan Owens. Data penelitian ini adalah hasil instrumen dari tanggapan validasi ahli hasil uji coba kelompok kecil dan hasil uji coba kelompok besar. Dalam mengumpulkan data melalui observasi peneliti menggunakan pedoman wawancara dan catatan lapangan. Dalam penelitian ini Teknik analisis data menggunakan kualitatif dan deskriptif persentase untuk menganalisis data dari masukan komentar kritik atau saran dari para ahli sebagai dasar dalam penyempurnaan pengembangan produk. Hasil penelitian berupa rangkaian gerakan senam otak yang terdiri dari 10 rangkaian gerakan senam otak bagian pemanasan 5 rangkaian gerakan senam otak bagian inti dan 5 rangkaian gerakan senam otak bagian pendinginan. Pada uji coba kelompok kecil rekapitulasi data memperoleh persentase sebesar 78 75% artinya gerakan senam bagian pemanasan inti dan penutup bisa diikuti oleh siswa serta dinyatakan valid. Pada uji coba kelompok besar rekapitulasi data memperoleh persentase sebesar 76 87% artinya gerakan senam bagian pemanasan inti dan penutup bisa diikuti oleh siswa serta dinyatakan valid. Produk senam otak bentuk multimedia pembelajaran ini bisa diterapkan di SDLB SD/MI sederajad. Saran-saran peneliti dalam pengembangan penelitian ini menuju arah lebih lanjut sebagai berikut (1) Subjek peneliti lebih luas dan mendalam (2) Penelitian tidak hanya dilakukan sebatas pada tingkat SDLB dan SD/MI saja melainkan mencakup pada jenjang SMPLB SMP/MTS dan SMA/MAN (3) kajian Neurologi yang ada pada produk ini bisa dikhususkan atau di spesifikasikan pada bagian saraf tertentu.