Tesis
Profesional guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan sekolah dasar Kabupaten Tulungagung (dalam hal mengembangkan keprofesionalan guru secara berkelanjutan) / Bagus Wahyu Nugroho
Abstrak
ABSTRAK Nugroho Bagus Wahyu. 2017. Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Di Sekolah Dasar Kabupaten Tulungagung (Dalam Hal Mengembangkan Keprofeionalan Guru secara Berkelanjutan). Tesis Pendidikan Olahraga Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Roesdiyanto. M.Kes (2) Dr. Saichudin. M.Kes. Kata kunci Kompetensi Profesional Guru PJOK SD Mengembangkan Keprofesionalan Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui karakteristik Guru Pendidikan Jasmanai Oalahraga Dan Kesehatan (PJOK) SD di Kabupaten Tulungagung 2) mengetahui pemahaman Guru Pendidikan Jasmanai Oalahraga Dan Kesehatan (PJOK) SD di Kabupaten Tulungagung dalam hal mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tidakan reflektif 3) mengetahui perbedaan kualifikasi pendidikan status kepegawaian serta sertifikasi guru PJOK SD di kabupaten Tulungagung dalam hal mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tidakan reflektif 4) mengetahui Hubungan kualifikasi pendidikan status kepegawaian serta srtifikasi guru PJOK SD di kabupaten Tulungagung dalam hal mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru PJOK SD di kecamatan ngunut kabupaten tulungagung. Data-data penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara observasi dan okumentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif. Peneliti merupakan instrumen utama dalam melakukan penelitian yang dibantu oleh pedoman wawancara pedoman observasi serta pedoman dokumentasi. Data diuji keabsahannya melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) karakteristik guru PJOK SD di kecamatan ngunut kabupaten tulungagung meskipun sudah bersatatus PNS atau honorer bersertifikasi atau belum masih ada guru PJOK yang memiliki kuslifiksasi pendidikan Diploma sekolah guru olahraga (D2 SGO). 2) dalam mengembangkan keprofesionalan guru secara berkelanjutan baik itu guru PJOK yang berkualifikasi pendidikan S1 D2 SGO yang berstatus PNS/ belum serta yang bersertifikasi/belum sebagian besar guru PJOK yang masih belum memahami dan melaksakan sesuai dengan standar yaitu pengembangan diri tentang penulisan karya ilmiah pembuatan penelitian tindakan kelas (PTK). 3) Sebagian besar guru PJOK SD di ngunut kabupaten tulungagung yang berkualifikasi pendidikan perguruan tinggi baik dari sarjanadan diploma untuk tingkat pemahaman wawasanya serta kesadaran diri terhadap profesinya untuk mengembangkan keprofesionalanya lebih tinggi dibanding guru PJOK yang tidak melanjutkan pendiodikanya ke perguruan tinggi. 4) guru PJOK SD di ngunut kabupaten tulungagung yang memahami dan melakukan sesuai dalam hal mengembangkan keprofesionalan sehingga layak mendapatkan status PNS dan sertifikasi karena guru yang menyandang status PNS dan sertifikasi diharapkan menjadi guru yang profesional dan berkompeten dalam bidangnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa guru PJOK SD di kecamatan ngunut kabupaten tulungagung terhadap pemahaman mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan yang perlu di tingkatkan yaitu pembualatan karya ilmiah berupa PTK untuk meningkatkan kompetensi profesionalnya. Serta guru PJOK yang masih belum memenui standar kualifikasi pendidikan sebagai guru segera melanjutkan kejenjang perguruan tinggi.