Skripsi
Tari Boran Lamongan sebagai sumber inspirasi dalam penciptaan karya seni grafis cetak tinggi / Dedy Oktavian
Abstrak
ABSTRAK Oktavian Dedy. 2017. Tari Boran Lamongan sebagai Sumber Inspirasi dalam Penciptaan Karya Seni Grafis Cetak Tinggi. Skripsi jurusan Seni dan Desain fakultas sastra. Universitas negeri malang. Pembimbing (I) Drs. Sarjono M.Sn (II) Lisa Sidyawati S.Pd M.Pd Kata Kunci Tari Boran Lamongan Penciptaan Seni Grafis Cetak Tinggi. Tari Boran Lamongan merupakan tari kreasi baru yang diciptakan oleh koreografer muda yakni Ninin Desinta dan Tri Kristiani pada tahun 2006. Menurut Ninin dan Tri Kristiani Tari Boran digarap dalam bentuk tarian kreasi baru yang menggambarkan perjuangan pedagang nasi boran di Lamongan yang juga menggarap karakter masyarakat Lamongan dari segi gerak yang diciptakan. Metode dalam penciptaan karya seni grafis cetak tinggi merupakan sebuah rangkaian dari beberapa langkah. Pertama dimulai dari Identifikasi latar belakang masalah. Dalam identifikasi ada pengembaran jiwa pengamatan lapangan wawancara untuk penggalian sumber referensi dan informasi. Kemudian muncullah sebuah konsep dimana didalamnya mencangkup tema dan objek yang akan divisualisasikan yaitu gerakan-gerakan Tari Boran. Setelah konsep benar-benar matang langkah selanjutnya menentukan karakteristik karya dan menyiapkan alat dan bahan. Kemudian membuat sket diatas hardboard sesuai dengan konsep yang sudah dibuat. Tahapan utamanya yaitu mencukil hardboard dengan menggunakan pisau cukil setelah proses mencukil selesai dilanjutkan proses pewarnaan dengan tinta offset menggunakan rol karet kemudian mencetakkan hardboard pada kertas. Proses mencukil kembali dilakukan secara berulang untuk memunculkan warna berikutnya sampai gambar terlihat jelas sesuai yang diinginkan. Teknik yang digunakan dalam berkarya seni grafis adalah cukil reduksi yang hanya menggunakan satu lembar hardboard untuk menghasilkan banyak warna. Hasil karya yang divisualisasikan menghasilkan 8 karya seni grafis cetak tinggi dengan media estetik berupa titik garis bentuk dan ruang warna serta tekstur sebagai visualisai ekspresidari konsep. Bentuk visual gerakan pada Tari Boran lebih ditonjolkkan dengan atribut yang digunakan. Visual yang ditonjolkan ada penggubahan untuk menghasilkan bentuk-bentuk yang lebih berkarakter dan imajinatif. Berdasarkan hasil penggubahan bentuk dan visual Tari Boran ini diharapkan mampu memperkenalkan kembali Tari Boran serta menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap tari tradisi yang telah ada . Bagi orang tua diharapkan dapat mengenalkan dan mengingatkan adanya tari tradisi Lamongan pada generasi penerus bangsa. Bagi anak-anak diharapkan mampu mendorong rasa penasaran untuk mempelajarinya terhadap tari tradisi yang kini jarang ditemukan karena masuknya tarian-tarian luar negeri yang lebih modern.