UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan menjahit pada kelompok A di TK Al Jasmeen Banjararum Kabupaten malang / Anisyah Ashari

Ashari, Anisyah - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Ashari Anisyah. 2017. Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Menjahit Pada Kelompok A di TK El Jasmeen Banjararum Kabupaten Malang. Skripsi Program Studi S1 Pendidikan Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. I Made Seken M.Pd (II) Wuri Astuti S.Pd. Kata Kunci Kegiatan Menjahit Motorik Halus. Berdasarkan hasil pengamatan pada kelompok A di TK El Jasmeen Banjararum Kabupaten Malang diketahui bahwa keterampilan motorik halus anak dalam mengkoordinasikan mata dan tangan belum berkembang. 13 anak sulit mengkoordinasikan mata dan tangan anak belum mampu membuat coretan menempel memegang pensil dan masih sulit menggunting. Rumusan masalah penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah penerapan kegiatan menjahit yang dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak kelompok A di TK El Jasmeen Banjararum Kabupaten Malang 2) Apakah terdapat peningkatan kemampuan motorik halus pada anak kelompok A setelah diterapkan kegiatan menjahit di TK El Jasmeen Banjararum Kabupaten Malang . Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menerapkan Analisis deskriptif kualitatif dan Analisis deskriptif kuantitatif. Kegiatan menjahit dalam penelitian ini sebagai berikut a) Guru menyiapkan alat dan bahan untuk kegiatan menjahit anak (b) Guru mengarahkan anak pada tema hari itu (c) Guru menunjukkan contoh menjahit yang sudah jadi kemudian mendemonstrasikan langkah-langkah kegiatan menjahit pada anak (d) anak mengerjakan kegiatan menggunakan benang wol dan jarum (e) anak memberikan hiasan pada jahitan Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kegiatan menjahit dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok A. Hal tersebut didukung dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yaitu pada siklus I 46 15% dari 13 anak yang mengalami peningkatan. Pada siklus II 84 61% dari 13 anak mengalami peningkatan. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan kegiatan menjahit dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak. Peneliti memberikan saran sebagai berikut 1) bagi guru diharapkan dapat menerapkan kegiatan menjahit secara berulang-ulang sesuai kemampuan anak untuk meningkatkan motorik halus 2) bagi peneliti lain disarankan mencoba penelitian dengan menggunakan media dan bahan lain atau menggunakan metode pembelajaran dalam pengembangan aspek perkembangan anak seperti kognitif bahasa atau seni demi pemahaman yang lebih baik dalam penerapannya.


Informasi Detail
DDC
Rs 372.218019 ASH p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, 2017.
Deskripsi Fisik
ix, 92 lembar : il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04436/KI/17
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2017
Subjek
1. MOTORIK HALUS (TAMAN KANAK- KANAK) - MODEL PEMBELAJARAN
2. PSYCHOMOTOR (KINDERGARTEN) - STUDY AND TEACHING

Pembimbing
1. I Made Seken ; 2. Wuri Astuti
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik