Skripsi
Peningkatan kemampuan menyimak anak usia 4-5 tahun melalui permainan pesan berantai di PAUD Al-Azzhar Ampeldento Pakis Malang / Desy Ika Setyarini
Abstrak
ABSTRAK Setyarini Desy Ika. 2017. Peningkatan Kemampuan Menyimak Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Permainan Pesan Berantai Di Paud Al-Azzhar Ampeldento Pakis Malang. Skripsi Prodi S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Jurusan Kependidikan Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Suharjo M.S. M.A. (II) Suryadi S.Sn. M.Pd. Kata kunci Kemampuan Menyimak Permainan Pesan Berantai Anak Usia 4-5 Tahun Kemampuan menyimak pada anak A (4-5) di Paud Al-Azzhar Ampeldento Pakis Malang dalam susah berkonsentrasi dalam belajar. Hasil observasi terdapat 1) konsentrasi anak hanya bertahan 2-3 menit ketika guru menjelakan 2) anak cenderung diam pada saat guru meberikan pertanyaan sederhana 3) anak belum mampu menjawab pertanyaan guru 4) Anak cenderung membagi perhatiannya pada kegiatan lain yang lebih menarik 5) anak memilih berbicara sediri bahkan anak terlihat asyik ngobrol dengan teman disampingnya. Rumusan masalah peneliti ini adalah 1) bagaimana pelaksanaan permainan pesan berantai untuk meningkatkan kemampuan menyimak di Paud Al-Azzhar Ampeldento Pakis Malang dan 2) apakah terdapat peningkatan kemampuan menyimak anak dengan menerapkan permainan pesan berantai di Paud Al-Azzhar Ampeldento Pakis Malang Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II yang masing-masing terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan pelakanaan penagamatan dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Analisis data diawali dengan reduksi data meyajikan dan mendeskripsikan data kemudian menarik kesimpulan. Hasil penelitian diketahui bahwa dengan permainan pesan berantai kemampuan menyimak anak dapat meningkat. Hal ini terbukti dari hasil observasi menunjukan adanya peningkatan kecapaian kemampuan menyimak anak terdapat rata-rata kelas pada siklus I sebesar 61.30% sedangkan pada siklus ke II 76.75%. Berdasarkan keberhasilan yang dicapai pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa permainan pesan berantai dapat meningkatkan kemampuan menyimak anak usia 4-5 tahun di Paud Al-Azzhar Ampeldento Pakis Malang. Melihat keberhasilan ini maka disarankan agar guru dapat menerapkan permainan pesan berantai dalam pembelajarannya. Bagi sekolah sistem pembelajaran dan pengajaran dalam meningkatkan kemampuan menyimak anak dapat ditingkatkan agar anak lebih maksimal lagi dalam penerimaan kegiatan pembelajaran dalam aspek bahasa. Bagi peneliti selanjutnya dapat dijadikan rujukan bagi peneliti yang akan meneliti tentang permainan pesan berantai untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak kelompok A.