Tesis
Pengembangan modul pembelajaran PKN berbasis model konsiderasi (studi pada siswa kelas V SDN Barengkrajan 1 Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo) / Aditya Toni Setiawan
Abstrak
ABSTRAK Toni Setiawan Aditya. 2017. Pengembangan Modul Pembelajaran PKn Berbasis Model Konsiderasi (Studi Pada Siswa Kelas V SDN Barengkrajan 1 Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo). Tesis Program Studi Pendidikan Dasar Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Ruminiati M.Si. (II) Dr. Sunaryanto M.Ed. Kata kunci Modul Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Model Konsiderasi Ditemukan fakta dari hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas VB SDN Barengkrajan 1 Krian bahwa siswa memiliki tingkat kepatuhan yang rendah terhadap keputusan bersama yang telah disepakati. Hal tersebut dikarenakan tingkat kepedulian siswa terhadap lingkungan dan orang lain rendah sehingga siswa dengan mudah melanggar keputusan yang telah disepakati. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di SD merupakan mata pelajaran yang berfungsi sebagai pendidikan nilai yaitu mata pelajaran yang mensosialisasikan dan menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila/budaya bangsa memiliki peran yang penting untuk mengatasi permasalah diatas. Perlu adanya inovasi pembelajaran untuk mengatasi rendahnya tingkat kepatuhan siswa terhadap keputusan bersama dengan mengembangkan modul pembelajaran PKn kelas V berbasis model konsiderasi. Model konsiderasi dipilih karena sangat efektif menumbuhkas sikap peduli terhadap lingkungan dan orang lain. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan modul pembelajaran PKn kelas V SD berbasis konsiderasi pada materi keputusan bersama dilengkapi dengan buku guru yang valid memiliki keterterapan dan keefektifan yang tinggi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model pengembanga Borg Gall dengan modifikasi menjadi 6 langkah penelitian yaitu (1) pengumpulan informasi (2) perencanaan (3) pengembangan produk (4) validasi produk (5) uji coba produk (6) produk akhir. Hasil validasi produk berupa modul dan buku guru dari ahli teknologi pembelajaran ahli materi dan ahli bahasa memperoleh tingkat kevalidan 86 60% dengan katergori sangat valid. Hasil uji coba terbatas menunjukkan hasil tingkat keterterapan produk sebesar 89 26% dengan kategori sangat tinggi dan hasil uji keefektifan produk menunjukkan tingkat keefektifan 91 17% dengan kategori sangat tinggi. Dapat disimpulkan bahwa produk memiliki tingkat kevalidan keterterapan dan keefektifan yang tinggi. Keunggulan pembelajaran menggunakan modul yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar mandiri didukung dengan model konsiderasi yang tepat menumbuhkan rasa kepedulian siswa menjadi pendukung keberhasilan pengembangan produk. Pengembangan produk lebih lanjut dan desiminasi dapat dilakukan dengan memperhatikan karakteristik materi dan siswa. Selain itu perlu mempertimbangkan tingkat perkembangan siswa dalam memilih cerita sehari-hari yang mengandung kasus konsiderasi.