UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Departemen Produksi Springbed PT. Malindo Intitama Raya Malang / Widemas Bai\'atur Ridwan Aryoko Putro

Putro, Widemas Bai'atur Ridwan Aryoko - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Putro Widemas Bai atur Ridwan Aryoko. 2017. Analisis Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Departemen Produksi Springbed PT. Malindo Intitama Raya Malang. Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Hj. Fadia Zen S.E. M.M. Kata Kunci K3 potensi kecelakaan kerja program Ks3 Pelaksanaan proses produksi pada perusahaan manufaktur yang menggunakan peralatan-peralatan serta mesin-mesin memiliki potensi bahaya tinggi yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja. Perlu adanya kesadaran dari pihak perusahaan dan pekerja supaya kecelakaan kerja dapat diminimalisir. Maka dari itu pelaksanaannya harus disertai dengan pengendalian keamanan dan keselamatan kerja terhadap sumber daya manusia yang sesuai dengan standar. Masalah pada keselamatan dan kesehatan kerja (K3) masih terjadi pada PT. Malindo Intitama Raya Malang yang merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi springbed. Terdapat beberapa kasus kecelakaan yang dialami oleh para pekerja di bagian departemen produksi pada tahun 2017. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui bagaimana potensi risiko kecelakaan kerja yang terjadi pada bagian Departemen Produksi PT. Malindo Intitama Raya Malang (2) untuk mengetahui bagaimana kebijakan mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada bagian Departemen Produksi PT. Malindo Intitama Raya Malang (3) untuk mengetahui Upaya bagian Departemen Produksi PT. Malindo Intitama Raya dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) (4) untuk mengetahui hambatan-hambatan dalam penerapan keselamatan dan kesehatan (K3) pada bagian Departemen Produksi PT. Malindo Intitama Raya. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi ditemukan risiko terjadinya kecelakaan kerja yang terdapat di area produksi yaitu (1) Sikap Pekerja dan Manajemen masih kurangnya kesadaran dari pihak manajemen serta pekerja mengenai disiplin keselamatan dan kesehatan kerja. Dalam melaksanakan proses produksi mereka cenderung hanya sekedar aman saja tidak berdasarkan standar keamanan yang ditetapkan sehingga kecelakaan masih terjadi ketika melaksanakan proses produksi. Hal tersebut dapat dilihat dari temuan peneliti yaitu terdapat kecelakaan kerja yang terjadi pada periode bulan Januari-Mei 2017. (2) Material Kerja penataan serta peletakan material kerja yang berserakan atau tidak tertata dengan rapi. Penataan mesin produksi yang kurang teratur atau tidak berurutan dan posisi peralatan yang cenderung berdekatan tanpa adanya pembatas disebabkan kurang kesadaran pekerja dalam menjaga kerapihan lingkungan kerja. serta tidak adanya prosedur yang mengatur material kerja secara baik dan benar dari pihak manajemen. (3) Kondisi lingkungan kerja adanya genangan air pada area produksi yang tercampur dengan oli serta bahan baku kimia lainnya dapat membahayakan pekerja dalam melakukan pekerjaaanya. Hal ini disebabkan karena kurang adanya kesadaran dari pekerja serta pihak manajemen tentang kebersihan lingkungan kerja sehingga lantai area produksi dibiarkan basah begitu saja. Berdasarkan hasil analisis terhadap data-data yang diperoleh maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut (1) tingkat kecelakaan kerja pada Departemen Produksi PT. Malindo Intitama Raya terbilang tinggi (2) Perusahaan belum menerapkan kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara internal termasuk tidak adanya Standar Operating Procedure (SOP) (3) upaya yang dilakukan untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui pengawasan manajer saja serta melalui pemberian jaminan kesehatan (jamsostek) secara represif terhadap pekerja (4) hambatan-hambatan pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah kurangnya kesadaran pihak manajemen dan karyawan terhadap K3. Saran yang dapat diberikan peneliti pada PT. Malindo intitama Raya Malang sesuai dengan temuan penelitian berikut (1) Pembuatan Standar Operating Procedure (SOP) penggunaan serta perawatan mesin-mesin dan alat-alat produksi. (2) Pembuatan Standar Operating Procedure (SOP) program pelatihan kerja bagi karyawan baru (3) Melakukan penataan material kerja secara teratur dan tidak melebihi muatan serta tidak menghalangi jalannya proses produksi (4) Membuat peringatan bahaya berupa poster atau slogan Keselamatan dan Kesehatan (K3) di tempat kerja. (5) Membuat konstruksi bangunan divisi jahit dan tembak matras yang memadai atau kokoh sesuai standar untuk mencegah kemungkinan pekerja terjatuh.


Informasi Detail
DDC
Rs 620.86068 PUT a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Manajemen, 2017.
Deskripsi Fisik
xiv, 96 lembar : il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04409/KI/17
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2017
Subjek
1. KESELAMATAN KERJA - ASPEK MANAJEMEN
2. SAFETY ENGINEERING - MANAGEMENT ASPECT

Pembimbing
1. Fadia Zen
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik