Skripsi
Pengawasan pelaksanaan job safety analysis sebagai upaya meningkatkan behavior based safety: studi pada unit Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PT. PLN (Persero) Area Malang / Wisnu Dewanto
Abstrak
ABSTRAK Pengawasan Pelaksanaan Job Safety Analysis (JSA) sebagai Upaya Meningkatkan Behavior Based Safety (BBS) pada Unit Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PT. PLN (Persero) Area Malang . Oleh Wisnu Dewanto JSA (Job Safety Analysis) merupakan metode yang digunakan untuk mengidentifikasi pekerjaan yang memiliki potensi bahaya dan dilakukan koreksi sebelum terjadinya kecelakaan. Tujuan dibuatnya Job Safety Analysis untuk menjelaskan mengenai potensi bahaya yang timbul selama proses pengerjaan pada area kerja serta pengendalian potensi bahaya. Pengawasan pelaksanaan JSA yang sesuai dengan SOP Perusahaan diharapkan dapat meningkatkan Behavior Based Safety. Behavior Based Safety adalah sistem perusahaan untuk mengubah perilaku yang tidak aman sehingga dapat mendidik karyawan untuk mencari penyebab perilaku rawan kecelakaan. Hal ini menyadarkan perilaku karyawan yang menyebabkan risiko kecelakaan kerja. Perilaku yang diamati didokumentasikan dan dibahas dalam rapat sehingga setiap orang dapat memiliki lingkungan yang lebih aman. Tujuan penelitian ini agar tenaga kerja lebih memahami potensi bahaya kerja atau resiko kecelakaan kerja yang terjadi pada aktivitas perusahaan. Penelitian ini berlokasi di PT. PLN Persero Area Malang Jalan Basuki Rachmad No.100 Malang. Subyek dari penelitian ini berfokus pada unit PDKB PT. PLN (Persero) Area Malang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dan snowball sampling. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling bertujuan mengambil sampel yang digunakan sebagai sumber data sedangkan Snowball Sampling untuk mendukung penelitian selanjutnya berdasarkan rekomendasi dan informasi kunci.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif bersifat studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan unit PDKB PT. PLN (Persero) Area Malang telah melakukan identifikasi potensi bahaya secara berkala dengan menggunakan metode Job Safety Analysis. Sehingga PT. PLN (Persero) Area Malang memiliki cara meningkatkan Behavior Based Safety (BBS) dengan pelatihan JSA pemberhentian pekerja sosialisasi peraturan pelaksanaan program kesadaran keselamatan kerja serta pemberian sanksi. Kata Kunci Pengawasan Keselamatan Kerja Job Safety Analysis Behavior Based Safety ABSTRACT Supervision of Job Safety Analysis (JSA) Implementation as an Effort to Increase Behavior Based Safety (BBS) on Work Unit in Standing Condition (PDKB) PT. PLN (Persero) Area Malang . By Wisnu Dewanto JSA (Job Safety Analysis) is a method used to identify work that has potential hazards and made corrections before the accident. The purpose of the Job Safety Analysis is to explain the potential hazards that arise during the process of work on the work area and the control of potential hazards. Supervision of the implementation of JSA in accordance with Company SOP is expected to improve Behavior Based Safety. Behavior Based Safety is a corporate system to change unsafe behavior so that it can educate employees to look for causes of accident-prone behavior. This awakens employee behavior causing the risk of work accident. The observed behavior is documented and discussed in meetings so that everyone can have a safer environment. The purpose of this study so that workers better understand the potential of occupational hazards or occupational risks that occur in corporate activities. This research is located in PT. PLN Persero Area Malang Jalan Basuki Rachmad No.100 Malang. The subject of this research focuses on unit PDKB PT. PLN (Persero) Area Malang. Sampling technique used in this research is purposive sampling and snowball sampling. Sampling using purposive sampling aims to take samples used as data sources while Snowball Sampling to support further research based on recommendations and key information. Data collection techniques in this study using observation techniques interviews and documentation. The type of this research is descriptive qualitative case study. The results of this study indicate unit PDKB PT. PLN (Persero) Area Malang has identified potential hazard periodically by using Job Safety Analysis method. So that PT. PLN (Persero) Area Malang has a way of improving Behavior Based Safety (BBS) with JSA training dismissal of workers regulation socialization implementation of safety awareness program and sanctioning. Keywords Supervision Safety Job Safety Analysis Behavior Based Safety