Skripsi
Peningkatan kemampuan berbicara anak Kelompok A di TK Nusa Indah melalui permainan Temukan Aku / Rizki Nur Laili
Abstrak
ABSTRAK Laili Rizki Nur. 2017. Peningkatan Kemampuan Berbicara Anak Kelompok A Di TK Nusa Indah Melalui Permainan Temukan Aku Skripsi Prodi S1-Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan PraSekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang Dosen Pembimbing (I) Drs. Usep Kustiawan M.Sn. (II) Retno Tri Wulandari S.Pd M.Pd. Kata Kunci Kemampuan Berbicara Kelompok A Permainan Temukan Aku Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan pada kelompok A di TK Nusa Indah diketahui bahwa 20 dari 26 anak belum mampu berbicara di depan kelas dan menjawab pertanyaan dengan lancar dan 24% anak berani berbicara di depan kelas dan menjawab pertanyaan dengan dibantu oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penerapan permainan temukan aku (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan berbicara melalui permainan temukan aku. Penelitian ini menggunakan model PTK yang hasilnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Setiap siklus terdiri dari beberapa tahapan yaitu perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian yaitu guru dan anak kelompok A TK Nusa Indah dengan jumlah 26 anak. Penelitian ini berkolaborasi dengan guru kelas. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi wawancara dan dokumentasi dan capaian kemampuan berbicara anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan temukan aku dilaksanakan melalui langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Peningkatan berbicara anak melalui permainan temukan aku pada anak kelompok A TK Nusa Indah. Hal ini terbukti dari hasil ketercapaian dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak pada tiap-tiap indikator tahap pratindakan siklus I dan siklus II. Persentase ketercapaian dengan kriteria berkembang sangat baik pada indikator anak mengetahui arti kata yang digunakan dan mampu menghubungkan dengan objek yang diwakilinya tahap pratindakan yaitu 15 3% atau 4 anak yang meningkat aspek ini meningkat pada siklus I sebanyak 38 4% atau 10 anak meningkat pada siklus II sebanyak 57 6% atau 15 anak pada indikator anak dapat mengulang kalimat yang lebih sempurna tahap pratindakan yaitu 15 3% atau 4 anak meningkat pada siklus I sebanyak 38 4% atau 10 anak meningkat pada siklus II sebanyak 50% atau 13 anak pada indikator menjawab pertanyaan yang lebih kompleks tahap pratindakan yaitu 19 2% atau 5 anak meningkat pada siklus I sebanyak 53 8% atau 14 anak meningkat pada siklus II sebanyak 80 6% atau 21 anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah permainan temukan aku dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak. Saran dari peneliti hendaknya guru menerapkan permainan temukan aku untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak dan kualitas pembelajaran.