Tugas Akhir
Rancang bangun turbin kaki angsa model kincir air untuk pembangkit listrik tenaga mikrohidro / Diky Sapta Wijayanto
Abstrak
ABSTRAK Wijayanto Diky Sapta. 2017. Rancang Bangun Turbin Kaki Angsa Model Kincir Air untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro. Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Teknik Elektro Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing Yuni Rahmawati S.T. M.T. Daerah aliran sungai atau lebih dikenal dengan DAS adalah suatu daerah tertentu yang bentuk dan sifat alaminya sedemikian rupa sehingga merupakan suatu kesatuan dengan sungai dan anak-anak sungai yang melaluinya. Sungai dan anak-anak sungai tersebut berfungsi sebagai menampung air menimpan air dan mengalirkan air yang berasal dari curah hujan serta sumber air lainnya. Penyimpanan dan pengaliran air dihimpun dan di data berdasarkan hukum alam di sekelilingnya sesuai dengan keseimbangan daerah tersebut (Subekti Rahayu 2009). Aliran air sungai tersebut banyak membantu kehidupan manusia dalam kehidupan sehari-hari yang salah satunya untuk minum membasahi lahan pertanian dan lain-lain. Aliran air sungai ini pula yang membuat manusia mengembangkan suatu alat yang dapat membangkitkan energi melalui beberapa komponen berkesinambungan untuk menghasilkan sebuah energi listrik. Komponen utama untuk dapat membangkitkan energi listrik meliputi turbin air dan generator. Turbin air dalam hal ini tidak membahas pada turbin air yang berkapasitas besar dan konstruksi bangunan yang memadai melainkan memanfaatkan kondisi alam yakni aliran sungai irigasi pada daerah petani bunga Di Desa Sidomulyo Kota Batu Kabupaten Malang. Aliran sungai pada jalur irigasi hanya memiliki debit berkisar antara 1 85 m 3/s dan kecepatan turbin yang berkisar 201 RPM disaat kondisi musim kemarau. Turbin air yang dapat diterapkan pada aliran sungai irigasi ini juga merupakan sebuah turbin air yang menggabungkan antara 2 bentuk alat yang sudah ada yakni turbin air kaki angsa dan kincir air untuk mencari air dari titik rendah ke titik yang lebih tinggi. Dari penggabungan kedua alat tersebut maka didapatlah turbin air yang bisa menyesuaikan tempat yang ada. Tentunya dengan data mengenai debit air dan turbin air yang ada pembangkit listrik ini hanya berkapasitas kecil khususnya kategori mikrohidro. Mikrohidro merupakan sebuah pembangkit listrik dengan tenaga kecil yang hanya berkonsentrasi dikisaran daya input 4 53 kW dan daya output 3 62 kW. Dengan daya yang hanya mencapai 3 62 kW tentunya yang dapat dialiri energi listrik hanyalah lampu jalan dan kebutuhan beban yang relatif kecil seperti pompa air listrik saja. Namun melalui energi tersebut cukup untuk membantu warga sekitar dalam memenuhi kebutuhan listrik yang jauh dari jangkau sumber penyuplai energi listrik utama seperti PLN. Kata Kunci Aliran Air Sungai Turbin Air Mikrohidro. ABSTRACT Wijayanto Diky Sapta. 2017. Wind Turbine Model Design for a Micro Hydro Power Plant. Final Project D3 Electrical Engineering Department of Electrical Engineering Faculty of Engineering Univercity State of Malang. Advisor Yuni Rahmawati S.T. M.T. Watershed area or better known as DAS is a certain area whose form and nature is such that it is a unity with the river and the tributaries through it. The rivers and tributaries serve to hold water store water and drain water from rainfall and other water sources. Storage and drainage of water is collected and in the data according to the natural laws around it in accordance with the balance of the area (Subekti Rahayu 2009). River water flow is much to help human life in everyday life that one of them to drink wet the agricultural land and others. This river water flow also makes humans develop a device that can generate energy through several sustainable components to produce an electrical energy. The main components to be able to generate electrical energy include water turbines and generators. Water turbines in this case do not address the large-capacity water turbine and adequate building construction but utilize the natural condition of the irrigation river flow in the flower farming area in Sidomulyo Village Batu City Malang Regency. The river flows on irrigation lines only have debits ranging from 1.85 m 3/s and turbine speeds which range from 201 RPM during dry season conditions. The water turbine that can be applied to this irrigation stream is also a water turbine that combines the two existing forms of the goose water turbine and waterwheel to search water from the low point to the higher point. From the merger of the two tools then got a water turbine that can adjust the existing place. Of course with data on the water flow and existing water turbines these power plants are only small capacity especially microhydro categories. Microhydro is a power plant with a small power that concentrates only power range input 4 53 kW and in the power range output of 3 62 kW. With a power that only reaches 3 62 kW of course that can be powered by electric power is just a street light and the need for relatively small loads such as electric water pumps only. However through such energy is enough to help residents in meeting the needs of electricity far from the reach of main power supply suppliers such as PLN. Keywords River Water Flow Water Turbine Microhydro.