UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Studi pemahaman konsep dan miskonsepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia tahun ketiga 2016/2017 pada pokok bahasan unsur, senyawa dan campuran menggunakan tes diagnostik two-tier / Dony Aprilyanto Ramadhan

Ramadhan, Dony Aprilyanto - Nama Orang;

Abstrak
RINGKASAN Ramadhan Dony Aprilyanto. 2017. Studi Pemahaman Konsep dan Miskonsepsi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Tahun ketiga 2016/2017 pada Pokok Bahasan Unsur Senyawa dan Campuran Menggunakan Tes Diagnostik Two-tier. Skripsi.Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Negeri Malang.Pembimbing (I) Oktavia Sulistina S.Pd. M.Pd. (II) Dr. Aman Santoso S.Pd. M.Si. Kata kunci pemahaman konsep miskonsepsi unsur senyawa campuran tes diagnostik two-tier Ilmu kimia memiliki peranan penting dalam peningkatan kualitas hidup manusia sehingga pemahaman terhadap kimia merupakan kebutuhan penting. Mahasiswa mempelajari kimia pada pendidikan menengah namun sebagian besar dari mereka masih mengalami kesulitan. Hal ini disebabkan oleh karakteristik konsep yang terdapat dalam ilmu kimia merupakan konsep yang abstrak dan berjenjang. Karakteristik demikian memicu pemahaman yang tidak tepat dan terjadinya miskonsepsi hingga jenjang perguruan tinggi. Hal ini seharusnya tidak terjadi pada Mahasiswa program pendidikan karena pada tahun ke-4 mereka akan melaksanakan praktek mengajar pada tingkat sekolah menengah. Tes diagnostik Two-tier adalah salah satu instrumen yang efektif dan efisien untuk mengetahui pemahaman konsep siswa dan mendiagnosa miskonsepsi. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah (a) Mengetahui tingkat pemahaman konsep mahasiswa dan (b) Mendeskripsikan miskonsepsi yang dialami mahasiswa pada pokok bahasan mahasiswa angkatan ke-3 tahun ajaran 2016/2017 pada pokok bahasan unsur senyawa dan campuran menggunakan instrumen tes diagnostik two-tier. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan subjek penelitian 52 Mahasiswa program studi Pendidikan Kimia Universitas Negeri Malang Angkatan ke-3 tahun ajaran 2016/2017. Instrumen yang digunakan adalah instrumen yng telah dikembangkan oleh Husna (2014). Instrumen tes yang digunakan mencakup 36 butir soal dengan 2-4 alternatif jawaban disertai 3-5 alternatif alasan pilihan jawaban. Instrumen ini memiliki nilai validitas isi 91 87% dan realibilitas 0 753. Hasil tes diagnostik two-tier kemudian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) Tingkat pemahaman konsep Mahasiswa angkatan ke-3 tahun ajaran 2016/2017 Universitas Negeri Malang pada pokok bahasan unsur senyawa dan campuran yang tergolong sangat rendah sebanyak 1 9% rendah sebanyak 3 8% cukup sebanyak 21 1% baik sebanyak 44 2% dan sangat baik sebanyak 28 8%. (b) Temuan miskonsepsi yang diperoleh sebanyak 14 hal yakni (1) Mahasiswa menganggap bahwa semua zat murni merupakan zat yang partikel penyusunnya belum bergabung dengan partikel zat lain sehingga campuran unsur dianggap zat murni sebesar 46 1% (2) Mahasiswa salah merepresentasikan gambaran yang merupakan tampilan miksroskopis dari unsur sebesar 36% (3) Mahasiswa menganggap unsur merupakan zat yang terdiri atas atom-atom tunggal (monoatomik) sebesar 52% (4) Mahasiswa menganggap senyawa merupakan hasil penggabungan dari senyawa-senyawa penyusunnya sebesar 15% (5) Mahasiswa salah merepresentasikan partikel materi dari senyawa yang ditunjukkan oleh gambar sebesar 27% (6) Mahasiswa menganggap campuran merupakan zat yang komponen penyusunnya terbentuk dari gabungan atom-atom dari dua unsur atau lebih yang terikat secara kimia sebesar 42 3% (7) Mahasiswa salah merepresentasikan partikel materi dari campuran yang ditunjukkan oleh gambaran partikel sebesar 30 7% (8) Mahasiswa menganggap pada saat air berubah menjadi uap maka akan dihasilkan gas oksigen (O2) dan gas hidrogen (H2) sebesar 21 1% (9) Mahasiswa yang menganggap es balok yang terdapat dalam gelas akan menyublim menjadi gas (uap air) kemudian gas tersebut keluar dari gelas dan mengembun di permukaan luar gelas sehingga permukaan luar gelas menjadi basah sebesar 40 3% (10) Mahasiswa salah merepresentasikan gambaran partikel pada peristiwa penyubliman sebesar 32 69% (11) Massa karat akan kurang dari massa paku besi sebelum berkarat dan massa hasil pembakaran pita magnesium akan kurang dari massa pita magnesium (ketika bereaksi terdapat massa reaktan (logam) yang hilang) sebesar 26 9%. RESUME Ramadhan Dony Aprilyanto. 2017. Study of Concept Comprehension and Student Misconception of Chemistry Education Study Program of Third Year Students on 2016/2017 on Element Compound and Mixture Subjects Using Two-tier Diagnostic Tests. Thesis. Chemistry Education State University of Malang. Advisors (I) Oktavia Sulistina S.Pd. M.Pd. (II) Dr. Aman Santoso S.Pd. M.Sc. Keywords concept comprehension misconception element compound mixture two-tier diagnostic test Chemistry has an important role in improving the quality of human life so the comprehension of chemistry is an important need. Students study chemistry in secondary education but most of them are still having trouble. This is due to the concept characteristics contained in chemistry are abstract and tiered. Those kind of characteristics lead to misunderstand and misconceptions up to university level. This should not happen to the education program students because in their fourth year they will experience teaching practices at the secondary school level. Two-tier diagnostic tests are one of the most effective and efficient instruments for understanding students concepts and diagnosing misconceptions that might be happened. Therefore the objective of this study are (a) to know the level of students concept comprehension and (b) to describe the misconception experienced by the students of the third year on element compound and mixture subjects using Two-tier diagnostic test instrument. This is a descriptive study with 52 research students of Chemistry Education Program in State University of Malang in their third year in 2016/2017. The instrument used is developed by Husna (2014). The test instrument included 36 questions with 2-4 alternative answers and 3-5 alternative answer with reasons. This instrument has a content validity value of 91.87% and a reliability of 0.753. The results of two-tier diagnostic tests were analyzed by descriptive analysis techniques. The result of this study showed that (a) The level of student comprehensive concept on element compound and mixture subjects is good (b) there were 14 findings of misconception they are (1) the 46.1% of the students considered that all the pure substances are the substances that the constituent particles have not combined the other substances particles so the mixture is considered to be a pure substance (2) 36% of the students incorrectly represented the image view of microscopic element (3) 52% of the student considered that the element is a substance consisting of single atoms (monoatomic) (4) 15% of the students considered that the compound is the combination of its constituent compounds by 15% (5) 27% of students incorrectly represented the material particles of the compound that shown by the figure (6) 42.3% of the students considered that the mixture is the substance that the component constituents were chemically bonded (7) 30.7% of the students incorrectly represented the material particles of the mixtures that shown by the particle image (8) 21.1% of students assumed that vaporous water will produce oxygen gas (O2) and hydrogen gas (H2) (9) 40.3% of the students considered that the glass that contained ice will sublimes into gas (water vapor) then when the gas out of the glass it will condense on the outer surface of the glass and make it wet (10) 32.69% of the student incorrectly represented the particle image at sublimation process (11) 26.9% of the students considered that when the iron nail oxidize and the magnesium ribbon burned their oxidation results will have smaller weight than its initial weight before the reaction because there were weight loss of the metals.


Informasi Detail
DDC
Rs 546.107 RAM s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Kimia, 2017.
Deskripsi Fisik
xiii, 62 lembar : il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04846/KI/17
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2017
Subjek
1. KIMIA UNSUR
2. CHEMICAL ELEMENTS

Pembimbing
1. Oktavia Sulistina ; 2. Aman Santoso
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik