Skripsi
The use figurative language in fast food advertising slogans / Kevin Evodie Gerardo Wana Sampurna
Abstrak
ABSTRAK Sampurna K. E. G. W. 2017. PenggunaanBahasa Kiasandalam Slogan IklanMakananCepatSaji.Skripsi.Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra UniversitasNegeriMalang. Pembimbing (I) Dr. Suharyadi S.Pd. M.Pd. (II) AuliaApriana S.S. M.Pd. Kata Kunci bahasakiasan makanancepatsaji slogan persepsi Di era modern ini penggunaaniklansebagaialatkomunikasipubliktidakterelakkan terutama di bidangbisnis. Perusahaan makanancepatsajiadalahsalahsatubisnis yang paling terkemuka yang sangatbergantungpadasektorperiklanan. Banyak perusahaanbesarmakanancepatsajitelahmenciptakaniklan termasuk slogan. Slogan iklanmakanancepatsajidiyakiniberbedadari yang lainnyakarenasering kali melibatkanpenggunaanbahasakiasan. Olehkarenaitu penelitianinibertujuanuntukmengetahuijenisbahasakiasan yang biasadigunakandalam slogan iklanmakanancepatsajidanpersepsimasyarakatterhadapefektivitasbahasakiasandalam slogan iklanmakanancepatsaji. Pendekatansecarakualitatifdeskriptifdigunakansebagaidesainpenelitian. Data penelitianiniberasaldariduasumberutama. Sumber data yang pertamaadalah slogan iklanmakanancepatsaji yang diperolehdaribeberapa situs web. Slogan yang dipilihberdasarkandaftarrestoranmakanancepatsaji Amerika terfavoritpadatahun 2016. Jumlah slogan yang berhasildikumpulkanadalah 62 buah. Sumber data keduadiambildarisurveikuesioner. Penelititelahmemintakepada 70 respondenuntukmengisikuesioner. Merekasemuaadalahmahasiswa semester delapanjurusanSastraInggris Fakultas Sastra UniversitasNegeri Malang. Untukmenunjanganalisis data penelitimenggunakankonsepteoritisbahasakiasanoleh McQuarrie dan Mick (1996) dankonsep AIDA (Attention Interest Desire and Action). Dari hasilpenelitianini masing-masing slogan iklanmakanancepatsajimengandungsetidaknyasatuataubahkanbanyakjenisbahasakiasan. Ellipsisadalahjenisbahasakiasan yang paling dominan (21%) diikutiolehmetaphorpadaperingkatkedua (15%) metonymypadaperingkatketiga (14%) hyperbole padaperingkatkeempat (13%) rhyme dansimilepadaperingkatkelima (5%) anaphora epistrophe parison danrhetorical question padaperingkatkeenam (4%) alliteration chime personification danimagerypadaperingkatketujuh (3%) danallusionpadaperingkatterakhir (1%). Selainitu berdasarkanhasilkuesioner sebagianbesarrespondensetujubahwabahasakiasandapatsecaraefektifmenarikperhatian mempertahankanminat menciptakankeinginan danmengarahpadatindakan. Penelitimerekomendasikanpenelitianiniuntukpara mahasiswa khususnyabagimahasiswalinguistik sehinggamerekadapatmemperluaspemahamanmerekatentangbahasakiasandenganmenggunakanpenelitianinisebagaireferensi. Bagipara penelitidi masa depan diharapkandapatmelakukanpenelitianlebihlanjutdanmendalammengenaipenggunaanbahasakiasanpadaiklan. Bagipara pengiklan merekaharuslebihmemperhatikanBahasa kiasan yang digunakandalamiklan.