Skripsi
Pengaruh latihan teratur dan tidak teratur terhadap kadar malondialdehyde (MDA) serum darah pada tikus wistar / Ahmad Rukhani Lutfi
Abstrak
ABSTRAK Lutfi Ahmad. R. 2017. Pengaruh Latihan Teratur dan Latihan Tidak Teratur Terhadap Kadar Malondialdehyde (MDA) Serum Darah pada Tikus Putih Wistar. Skripsi Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) dr. Rias Gesang Kinanti M.Kes (II) Dra. Desiana Merawati M.S. Kata Kunci Latihan Teratur Latihan Tidak Teratur Malondialdehyde Stres Oksidatif Latihan teratur dan tidak teratur diduga dapat berpengaruh terhadap kadar MDA serum darah. Kadar MDA serum darah dapat menggambarkan aktivitas stres oksidatif akibat radikal bebas. Stres oksidatif terjadi akibat ketidak-seimbangan antara oksidan dan antioksidan dalam tubuh yang dapat meningkat-kan resiko kerusakan membran sel. Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh yang dapat diakibatkan oleh latihan teratur dan latihan tidak teratur terhadap MDA serum darah serta mengetahui perbedaan antara pengaruh latihan teratur dan latihan tidak teratur terhadap MDA serum darah.Penelitian ini menggunakan desain randomize control group post test only design. Hewan coba menggunakan tikus putih jenis Rattus Norvegiccus Wistar jenis kelamin jantan usia awal 7 minggu dengan berat awal antara 107-138gram sebanyak 15 ekor yang dibagi menjadi 3 kelompok. Analisa MDA menggunakan metode TBARs. Hasil data dianalisis menggunakan Anava dengan taraf signifikansi 945 1 % atau 0 01 pada aplikasi SPSS. Dari hasil uji TBA didapatkan bahwa kelompok latihan teratur memiliki rata-rata jumlah kadar MDA 661 00ng/mL kelompok latihan tidak teratur memiliki rata-rata jumlah kadar MDA 698 5ng/mL dan kelompok kontrol memiliki rata-rata jumlah kadar MDA 784 00ng/mL. Namun Berdasarkan uji statistik anova kadar MDA serum darah (Tabel 4.13) dengan taraf signifikansi 945 1% atau 0 01 didapatkan data bahwa P 0 167 atau P 0 01 maka hasil yang tidak bermakna. Berdasarkan hasil analisis statistik yang telah diperoleh dapat ditarik kesimpulan (1) Tidak ada pengaruh yang signifikan latihan teratur terhadap kadar MDA serum darah. (2) Tidak ada pengaruh yang signifikan latihan tidak teratur terhadap kadar MDA serum darah. (3) Tidak ada perbedaan yang signifikan antara latihan teratur dan latihan tidak teratur terhadap kadar MDA serum darah. Disarankan bahwa latihan sangat dianjurkan karena dapat menurunkan kadar MDA serum darah terlebih pada latihan teratur karena dapat menurunkan kadar MDA serum darah lebih besar dan meningkatkan antioksidan dalam tubuh seperti SOD.