Skripsi
Uji toksisitas ekstrak metanol kernel biji mangga (Mangifera indica Linn) varietas manalagi terhadap Artemia salina dan isolasi komponen penyusunnya / Adelia Resty Nugraheni
Abstrak
ABSTRAK Nugraheni Adelia R. 2017. Uji Toksisitas Ekstrak Metanol Kernel Biji Mangga (Mangifera indica Linn) Varietas Manalagi terhadap Artemia salina dan Isolasi Komponen Penyusunnya. Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Siti Marfu ah M.S. (II) Dra. Dedek Sukarianingsih M.Pd. M.Si. Kata kunci kernel biji mangga ekstrak metanol BSLT artemia salina Buah mangga (Mangifera indica Linn) termasuk kelompok buah batu (drupa) yang berdaging dengan ukuran dan bentuk yang berbeda-beda. Salah satu jenis mangga yang paling banyak ditanam di Jawa Timur adalah mangga manalagi. Bagian dari mangga yang paling banyak dimanfaatkan adalah daging buahnya sedangkan bijinya kurang dimanfaatkan. Bagian dalam biji mangga yaitu kernel biji banyak mengandung senyawa bioaktif yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui golongan senyawa-senyawa yang terkandung dalam kernel biji mangga (Mangifera indica Linn) varietas manalagi yang diekstrak dengan menggunakan pelarut metanol (2) Menentukan toksisitas ekstrak metanol kernel biji mangga (Mangiifera indica Linn) terhadap Artemia salina (3) Mengidentifikasi salah satu komponen hasil isolasi ekstrak metanol kernel biji mangga (Mangifera indica Linn) varietas manalagi. Penelitian ini terdiri dari tujuh tahap yaitu yaitu (1) preparasi sampel (2) ekstraksi serbuk kernel biji mangga manalagi dengan pelarut metanol (3) uji fitokimia ekstrak metanol kernel biji mangga manalagi (4) uji toksisitas ekstrak metanol terhadap larva Artemia salina dengan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) (5) analisis dengan kromatografi lapis tipis (6) pemisahan dengan kromatografi lapis tipis preparatif dan (7) identifikasi senyawa hasil isolasi secara fitokimia dan analisis secara spektrofotometri inframerah (infrared IR). Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol kernel biji mangga manalagi mengandung golongan senyawa tanin flavonoid triterpenoid saponin dan karbohidrat. LC50 ekstrak metanol kernel biji mangga manalagi adalah 1738 ppm sehingga ekstrak metanol kernel biji mangga manalagi bersifat tidak toksik. Komponen hasil isolasi dari KLTP ekstrak metanol kernel biji mangga (Mangifera indica Linn) varietas manalagi yaitu komponen A1 A2 dan A3 berupa padatan tidak berwarna. Berdasarkan hasil uji fitokimia yang telah dilakukan bahwa komponen A1 A2 dan A3 positif mengandung flavonoid. Komponen A1 memiliki gugus fungsi yang khas yaitu gugus O-H gugus C-H alkana gugus C C aromatik gugus C-H aromatik dan gugus C-O eter. Komponen A2 memiliki gugus fungsi gugus O-H gugus C-H alkana gugus C C aromatik gugus C O karbonil gugus C-H aromatik dan gugus C-O eter. Komponen A3 memiliki gugus fungsi yang khas yaitu gugus O-H gugus C-H alkana gugus C C aromatik gugus C-H aromatik dan gugus C-O eter. Sehingga dapat disimpulkan bahwa komponen A1 A2 dan A3 diduga merupakan senyawa golongan flavonoid.