Skripsi
Analisis thermogravimetric dekomposisi pembakaran mikroalga skeletonema cosatum dengan katalis MgCO3 / Fahrur Roji
Abstrak
ABSTRAK Roji Fahrur. 2017. Analisis Thermogravimetric Dekomposisi Pembakaran Mikroalga Skeletonema costatum dengan Katalis MgCO3. Skripsi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sukarni S.T. M.T. (II) Rr. Poppy Puspitasari S.Pd. M.T. Ph.D. Kata kunci Skeletonema costatum magnesium carbonate dekomposisi pembakaran Thermogravimetric energi aktivasi. Bahan bakar fosil adalah sumber non-terbarukan yang terbatas jumlahnya dan suatu hari nanti akan habis sehingga dibutuhkan alternatif bahan bakar pengganti. Salah satu alternatif bahan bakar fosil adalah biomassa mikroalga Skeletonema costatum. Hal ini dikarenakan mikroalga mempunyai tempat kultur yang luas pertumbuhan eksponensial yang cepat dan kebutuhan akan CO2 yang tinggi untuk fotosintesis yang dapat menjawab masalah yang ditimbulkan oleh bahan bakar fosil. Pada penelitian ini digunakan katalis magnesium carbonate dengan massa 0 03 mg 0 06 mg 0 09 mg 0 12 mg dan 0 15 mg. Pengujian ini untuk mengetahui perilaku pembakaran Skeletonema costatum menggunakan Thermal Analyzer Metller Toledo TGA/DSC 1 STARe System. Pengujian menggunakan heating rate sebesar 10 C/min flow rate udara atmosfer sebesar 100 ml/min dan range temperature dari 25 C sampai 1200 C. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dekomposisi pembakaran Skeletonema costatum dengan maupun tanpa katalis terjadi pada lima tahap selama proses pembakaran dari temperatur ruangan yaitu 25 C hingga 1200 C. Secara umum persentase kadar katalis tidak memberikan pengaruh signifikan pada masing-masing tahap pembakaran. Kehilangan moisture paling banyak pada pembakaran Skeletonema costatum tanpa katalis. Untuk menghilangkan kandungan volatilnya persentase katalis paling baik adalah 12% dan untuk menghilangkan kandungan fixed karbon mikroalga Skeletonema costatum adalah 6 %. Pada akhir pembakaran residu Skeletonema costatum cenderung meningkat. Pada akhir pembakaran residu Skeletonema costatum cenderung meningkat. Residu hasil pembakaran mikroalga skeletonema costatum tanpa katalis 45 283% meningkat menjadi 49 108% setelah ditambahkan MgCO3 3% dan meningkat menjadi 49 849% setelah ditambahkan MgCO3 6%. Namun massa residu justru menurun menjadi 48 56% setelah ditambahkan MgCO3 9% dan menurun menjadi 48 481% setalah ditambahkan MgCO3 12% namun massa residu meningkat lagi menjadi 49 084% setelah ditambahkan MgCO3 15%. Nilai energi aktivasi yang dihasilkan Skeletonema costatum tanpa katalis MgCO3 adalah 4 87 kJ mol-1 sedangkan rata-rata nilai energi aktivasi Skeletonema costatum dengan dan tanpa katalis MgCO3 adalah 6 64 kJ mol-1 sehingga penambahan katalis MgCO3 dapat meningkatkan nilai energi aktivasi Skeletonema costatum