Tugas Akhir
Model laporan keuangan berbasis SAK ETAP untuk UMKM pengolahan tempe Ibu Farida, Bangil Pasuruan / Normalia Suryani
Abstrak
ABSTRAK Suryani Normalia. 2017. Model Laporan Keuangan Berbasis SAK ETAP untuk UMKM Pengolahan Tempe Ibu Farida Bangil-Pasuruan. Tugas Akhir Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Ika Putri Larasati S.E. M.Com. Kata Kunci UMKM Laporan Keuangan SAK ETAP Kondisi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia semakin berkembang dari tahun ke tahun. Namun dalam perkembangannya tersebut terdapat beberapa kendala yang dialami oleh UMKM salah satunya adalah dalam hal permodalan. Hal ini dikarenakan perbankan sulit memberikan kredit kepada UMKM yang tidak memiliki laporan keuangan yang sistematis. Namun pelaksanaan pembukuan tersebut juga merupakan kendala bagi UMKM karena adanya Standar Pelaporan Keuangan Internasional (IFRS) yang dirasa sulit untuk diterapkan. Disahkannya Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) pada tahun 2009 menjadi solusi bagi entitas tanpa akuntabilitas publik termasuk UMKM yang sering menemukan kesulitan dalam menerapkan IFRS yang selama ini berlaku. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menemukan model laporan keuangan berbasis SAK ETAP untuk UMKM pengolahan tempe Ibu Farida dengan transaksi hanya pada bulan Februari 2017. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi wawancara dokumentasi dan metode pustaka. Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh empat simpulan hasil penelitian yaitu 1) Model laporan keuangan yang dihasilkan dalam penelitian ini dapat diaplikasikan pada UMKM pengolahan tempe Ibu Farida yang tergolong usaha kecil 2) Suatu UMKM dapat menghasilkan laporan keuangan sesuai dengan SAK ETAP paragraf 3.12 yaitu dalam bentuk neraca laporan laba rugi laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas 3) Pada neraca UMKM pengolahan tempe Ibu Farida terdapat beberapa hal yang dapat diperhatikan diantaranya kas piutang persediaan dan peralatan 4) Pada laporan laba rugi UMKM pengolahan tempe Ibu Farida juga terdapat beberapa hal yang dapat diperhatikan yaitu pendapatan beban dan harga pokok penjualan. Berdasarkan perhitungan laba rugi UMKM pengolahan tempe Ibu Farida pada bulan Februari 2017 dapat diperoleh bahwa UMKM tersebut menghasilkan laba sebesar Rp 53.840.567.