Skripsi
Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbereds Head Together (NHT) untuk meningkatakan hasul belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Lawang pada materi Aturan Pencacahan / Yanuar Kartikasari
Abstrak
ABSTRAK Kartikasari Yanuar. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Lawang pada Materi Aturan Pencacahan. Skripsi Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing Latifah Mustofa Lestyanto S.Si M.Pd. Kata Kunci pembelajaran kooperatif numbered head together hasil belajar. Hasil observasi awal di kelas XI MIA 3 SMA Negeri 1 Lawang menunjukkan bahwa hasil belajar matematika kelas tersebut masih tergolong rendah. Hal ini ditunjukkan oleh data nilai ulangan sebelumnya yaitu hanya 64 71% siswa yang memenuhi KKM yang ditentukan. Selain itu model pembelajaran yang digunakan masih terpusat pada guru sehingga siswa belum sepenuhnya dapat mengoptimalkan kemampuannya. Hal ini berdampak bagi hasil belajar yang diperoleh siswa. Oleh karena itu diperlukan suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa salah satunya dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Lawang pada materi aturan pencacahan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) pada materi aturan pencacahan adalah sebagai berikut. (1) penomoran (numbering) guru membagi siswa ke dalam kelompok-kelompok kemudian setiap anggota kelompok diberi nomor yang berbeda yaitu nomor 1 sampai 5. (2) mengajukan pertanyaan (questioning) guru membagikan LKS yang berisi materi tentang aturan pencacahan kemudian guru meminta siswa untuk membuat atau mengajukan pertanyaan yang terkait dengan permasalahan aturan pencacahan yang ada pada LKS tersebut. (3) berfikir bersama (head together) siswa menyatukan pendapatnya atau ide terhadap jawaban pertanyaan yang ada pada LKS mengenai aturan pencacahan. (4) menjawab (answering) guru memanggil siswa dengan nomor tertentu dari suatu kelompok untuk menyampaikan hasil diskusi kelompoknya. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa persentase hasil belajar siswa mengalami peningkatan yaitu 64 71% pada pra-tindakan dilihat dari nilai ulangan sebelumnya meningkat menjadi 70 58% pada akhir siklus I. Penelitian dilanjutkan ke siklus II karena salah satu kriteria keberhasilan pada siklus I belum terpenuhi yaitu hasil belajar siklus I. Persentase tersebut kembali meningkat menjadi 82 35% setelah siklus II. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Lawang pada materi aturan pencacahan.