Skripsi
Pengaruh PAD, DAU, dan belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan di Provinsi Jawa Timur tahun 2011-2014 / Iis Yubaidah
Abstrak
ABSTRAK Yubaidah Iis. 2017. Pengaruh PAD DAU dan Belanja Modal terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan di Provinsi Jawa Timur Tahun2011-2014. Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Hadi Sumarsono S.T. M.Si. Kata Kunci PAD DAU Belanja Modal Pertumbuhan Ekonomi Kemiskinan Konvergensi Pertumbuhan ekonomi dapat dilakukan dengan pembangunan nasional sasaran utama pembangunan nasional adalah salah satunya pembangunan di daerah. Pembangunan di daerah dilaksanakan berdasarkan ototomi daerah dan desentralisasi fiskal. Dengan adanya desentralisasi membuka peluang bagi daerah tertinggal untuk mengejar ketertinggalan terhadap daerah maju melalui pertumbuhan perkapita yang sangat cepat. Pendapatan dan belanja daerah yang mencakup PAD DAU dan belanja modal dapat digunakan sebagai instrumen untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan berimbas pada turunnya angka kemiskinan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji pengaruh langsung PAD DAU dan belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan dan menguji pengaruh tidak langsung terhadap kemiskinan. penelitian ini menggunakan rancang peenlitian deskriptif kuantitatif. Pengumpulan dhata dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 38 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur tahun 2011-2014. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan data panel. Model regresi yang digunakan adalah Random effect. Sedangkan untuk analisis konvergensi digunakan perhitungan indeks williamson dan rasio gini. Hasil analisis menunjukkan bahwa PAD DAU berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan sedangkan belanja modal berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan. Angka indeks Williamson lebih dari 1 dan rasio gini mengalami kenaikan setiap tahunnya ini menunjukkan bahwa Jawa Timur tidak mengalami konvergensi selama tahun 2011-2014.