Skripsi
Survei kesegaran jasmani siswa kelas VII dan kelas VIII melalui Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) SMP Al Irsyad Al Islamiyah Malang tahun ajaran 2016/2017 / Putrie Pratiwi Cahyaningrum
Abstrak
ABSTRAK Cahyaningrum Putrie P. 2017. Survei Kesegaran Jasmani Siswa Kelas VII Dan Kelas VIII Melalui Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) SMP Al Irsyad Al Islamiyyah Tahun Ajaran 2016-2017. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. M.E. Winarno M.Pd Kata Kunci Survey Tingkat Kesegaran Jasmani. Kebugaran jasmani adalah kesanggupan dan kemampuan tubuh untuk melakukan penyesuaian terhadap pembebasan fisik yang diberikan kepadanya tanpa menimbulkan kelelahan yang berlebihan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswi SMP Al Irsyad Al Islamiyah yang menurut hasil pengamatan tidak aktif seperti anak pada umumnya lemahnya kondisi fisik saat mengikuti pembelajaran waktu luang atau istirahat di sekolah hanya digunakan untuk duduk diam dan tidak digunakan untuk bermain seperti anak pada umumnya dan kualitas jajan atau makanan yang tidak higienis sehingga gizi anak menjadi kurang. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui tingkat Kesegaran Jasmani Siswa Kelas VII Dan Kelas VIII Melalui Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) SMP Al Irsyad Al Islamiyyah Tahun Ajaran 2016-2017. Metode penelitian ini adalah penelitian survei. Adapun rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan menganalisis mencatat dan menginterprestasi situasi atau kejadian. Sampel dan populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 28 siswa kelas VII dan 17 siswa kelas VIII SMP Al Irsyad Al Islamiyyah Tahun Ajaran 2016-2017. Hasil pengukuran tingkat kesegaran jasmani pada siswa kelas VII SMP Al Irsyad Al Islamiyyah dilakukan dengan tes TKJI (Tes Kesegaran Jasmani Indonesia) dan dapat diketahui bahwa sebagian besar siswa kelas VII memiliki tingkat kesegaran jasmani dalam kategori kurang yaitu ada 13 siswa atau 46 43% yang memiliki kesegaran jasmani dalam kategori baik yaitu 4 siswa atau 14 29% yang memiliki tingkat kesegaran jasmani dalam kategori sedang yaitu sebanyak 10 siswa atau 35 71% dan 1 siswa atau 3 57% memiliki tingkat kesegaran jasmani dalam kategori sangat kurang. Hasil pengukuran tingkat kesegaran jasmani pada siswa kelas VIII dapat diketahui bahwa sebagian besar siswa kelas VIII memiliki tingkat kesegaran jasmani dalam kategori sedang yaitu ada 8 siswa atau 47 06% yang memiliki kesegaran jasmani dalam kategori baik yaitu 4 siswa atau 23 53% yang memiliki tingkat kesegaran jasmani dalam kategori kurang yaitu sebanyak 4 siswa atau 23 53% dan 1 siswa atau 5 88% memiliki tingkat kesegaran jasmani dalam kategori sangat kurang. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah tingkat kesegaran jasmani siswa kelas VII dalam kategori kurang dan siswa kelas VIII dalam kategori sedang. Sarannya sebaiknya guru penjas dalam mengajar memasukkan unsur kegiatan yang menunjang peningkatan kesegaran jasmani pihak sekolah harus memperhatikan pola pembinaan.