Skripsi
Partisipasi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terhadap program Semarak Pagi Kota Probolinggo (SPKP) / Dewi Sinta
Abstrak
ABSTRAK Sinta Dewi. 2017. Partisipasi Pelaku Usaha Kecil Dan Menengah Terhadap Program Semarak Pagi Kota Probolinggo. Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Mit Witjaksono MS Ed Kata kunci Program Semarak Pagi Kota Probolinggo Partisipasi UKM Peraturan Wali Kota Nomer 12 Tahnun 2015 merupakan suatu agenda Program berbasis ekonomi kerakyatan yang melibatkan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang ada di Probolinggo. Dimana fungsinya untukmembantu akses pemasaran bagi peelaku UKM di Kota Probolinggo untuk menawarkan produknya Program tersebut di beri nama Semarak Pagi Kota Probolinggo (SPKP).Kegiatan SPKP merupakan agenda rutin dan berkelanjutan setiap episode kegiatan dilaksanakan secara bergilir/bergantian di 5 (lima) Kecamatan. SPKP merupakan program pengganti dari Morning on Panglima Sudirman Street (MPS2) Tetapi pada pelaksanaan program SPKP terdapat beberpa masalah seperti tidak ada jadwal pelaksanaan yang pasti serta tidak melibatkan masyarakat dalam proses evaluasi program tidak hanya itu lokasi pelaksanaan program yang berpindah-pindah menyebabkan pelaku UKM enggan berpartisipasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui tinggi atau rendah tingkatan partisipasi yang diberikan pelaku UKM terhadap Proram SPKP Jadi semakin sering pelaku UKM dalam mengikuti program mengindikasikan jika tingkat partisipasi yang di berikan oleh pelaku UKM terhadap program SPKP tinggi dan sebaliknya. Penelitian ini mengggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode penelitian kualitatifdan tehnik pengumpulan data dengan Observasi Wawancara dan Dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Partisipasi yang diberikan pelaku UKM dalam mendukung program relatif rendah. Hal tersebut dilihat dari kecenderungan pelaku UKM yang suka memilih-milih lokasi tidak adanya bentuk partisipasi yang di berikan oleh pelaku UKM dalam tahap evaluasi program sertapartisipasi ekstensif yang terbentuk dikarenakan program yang tidak terjadwal merupakan jawaban rendahnya partisipasi pelaku UKM dalam mendukung program SPKP