Skripsi
Analisis kebijakan pembangunan pariwisata terhadap peningkatan Pendapatan Asli daerah (PAD) Kota Batu tahun 2010-2014 / Rita Septianingrum
Abstrak
ABSTRAK Septianingrum Rita. 2017. Analisis Kebijakan Pembangunan Pariwisata terhadap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batu tahun 2010-2014. Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan. Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Agus Sumanto S.E. M.SA. Kata Kunci PAD Pembangunan Pariwisata Kota Batu Ketika otonomi daerah (otda) dicanangkan oleh Pemerintah Pusat salah satu fenomena yang mencolok dari hubungan antara sistem Pemerintah Daerah (Pemda) dengan pembangunan adalah ketergantungan Pemda yang tinggi terhadap pemerintah pusat. Pembangunan di daerah terutama fisik memang cukup pesat tetapi tingkat ketergantungan antara daerah terhadap pusat sebagai akibat dari pembangunan juga semakin besar. Ketergantungan terlihat dari relatif rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dominan transfer dari pusat. PAD merupakan sumber yang mempunyai arti penting karena mencerminkan kemandirian daerah dalam menyelenggarakan otonomi daerah yang tidak hanya mengandalkan transferan dari pemerintah pusat. PAD merupakan tolak ukur yang penting untuk menentukan tingkat kemampuan daerah dalam melaksanakan otonomi daerahnya. Sektor pariwisata Kota Batu termasuk yang berpotensial untuk dikembangkan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah agar dapat memperbesar pendapatan asli daerah maka program pengembangan dan peningkatan dayaguna sumber daya alam dan potensi pariwisata diharapkan dapat memberikan sumbangan dalam kegiatan ekonomi. Sektor pariwisata meskipun belum menjadi andalan devisa negara akan tetapi beberapa daerah menjadikan sektor pariwisata menjadi sektor unggulan dalam meningkatkan PAD. Sehingga diharapkan bahwa suatu daerah dapat membangun dan meningkatkan sektor unggulan mereka dan ketergantungan transfer dari pusat dapat diminimalisir. Kota Batu yang terkenal dengan pariwisatanya ini memiliki target dalam mencari sumber pembiayaan. Jika realisasi sumber pembiayaan yang didapat pemerintah sesuai dengan target maupun melebihi target yang telah ditetapkan maka pemerintah berhasil dalam mencari sumber pembiayaan tersebut. Keberhasilan tersebut didukung oleh kebijakan-kebijakan yang dibuat dan direalisasikan oleh pemerintah Kota Batu. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan desain penelitian kualitatif deskriptif interpretative. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder data primer diperoleh dari hasil wawancara sampel yang digunakan yaitu Purposive Sampling dan data sekunder berupa dokumen literatur serta badan-badan yang terkait dan sesuai dengan tema penelitian. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa Kota Batu tahun 2010-2014 diketahui bahwa realisasi pendapatan PAD dari pariwisata di dapat dari kontribusi pajak yang ada yaitu melalui pajak hotel restoran hiburan dan reklame. Berbagai kebijakan telah dibuat oleh pemerintah dalam meningkatkan pembangunan untuk menarik minat wisatawan untuk datang ke Kota Batu. Namun dari berbagai kebijakan yang telah dibuat untuk jangka panjang pemerintah mempunyai program prioritas yang buat dalam jangka pendek (5 tahun). Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terletak pada seberapa efektiv kebijakan yang telah dibuat. Keberhasilan sebuah kebijakan dapat dilihat dari pencapaian target yang telah ditentukan. Efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak daerah tahun 2010-2014 sebesar 117 93% berdasarkan presentase tersebut kriteria penilaiannya adalah sangat efektif. Hal ini dikarenakan realisasi pajak daerah lebih besar dari target yang ditentukan. Terprogramnya kebijakan pariwisata yang baik dengan melakukan analisisis terlebih dahulu dilakukan dengan disiplin dan pengawasan anggaran dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjadikan kebijakan kepariwisataan yang selama ini diterapkan lebih efektiv.