UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Persepsi kepala sekolah terhadap pengelolaan BOS pada sekolah dasar se-kota Kediri / Nurita Sari

Sari, Nurita - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Sari Nurita. 2017. Persepsi Kepala Sekolah Terhadap Pengelolaan BOS Pada Sekolah Dasar Se-Kota Kediri. Skripsi Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Bambang Setyadin M.Pd (II) Dr. Asep Sunandar S. Pd M.AP. Kata Kunci persepsi pengelolaan BOS kota kediri Bantuan Operasional Sekolah (BOS) adalah program pemerintah yang diperuntukkan penyediaan pendanaan biaya operasi non-personalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai Pelaksana Program Wajib Belajar. Proses realisasi program BOS akan menimbulkan bermacam-macam persepsi bagi sebagian kalangan masyarakat baik itu persepsi positif ataupun persepsi negatif. Persepsi adalah kesan gambaran atau tanggapan yang dibangun seorang individu setelah individu yang bersangkutan menyerap informasi yang ada di sekitarnya melalui panca indera. Persepsi positif muncul didasarkan dari pemahaman informasi yang didapat oleh seseorang sehingga seorang individu mampu memahami pengelolaan program BOS. Sedangkan persepsi negatif muncul dari seseorang yang kurang memahami informasi secara mendalam sehingga pemahaman dan proses pengelolaan BOS menjadi rumit. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) seperti apa gambaran mekanisme prosedur pengelolaan BOS yang dilakukan para Kepala SD penerima dana BOS (2) persepsi apa saja yang muncul dari Kepala SD Se-Kota Kediri terkait kerumitan perencanaan penggunaan dan pertanggungjawaban dana BOS dan (3) solusi apa yang dapat mereduksi rangkaian mekanisme prosedur dan tata cara pertanggungjawaban pengelolaan BOS oleh Kepala SD Se-Kota Kediri. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menggambarkan mekanisme prosedur pengelolaan BOS yang dilakukan para Kepala SD penerima dana BOS mendeskripsikan persepsi yang muncul dari Kepala SD Se-Kota Kediri terkait kerumitan perencanaan penggunaan dan pertanggungjawaban dana BOS mendeskripsikan solusi yang dapat mereduksi rangkaian mekanisme prosedur pertanggungjawaban pengelolaan BOS oleh Kepala SD Se-Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif untuk mendiskripsikan hasil data analisis yang telah diolah. Data kuantitatif yang dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner atau angket tertutup. Setelah data terkumpul lalu diklasifikasikan menjadi data yang berbentuk angka-angka. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama tahapan-tahapan mekanisme prosedur dalam mengelola BOS yaitu dimulai dari mensosialisasi BOS mendata memverifikasi data mengentry data membackup data dan yang terakhir mengirim data. Kedua Persepsi Kepala Sekolah Dasar Se-Kota Kediri terhadap pengelolaan BOS pada tingkat kategori sedang yang berarti bahwa persepsi dari Kepala Sekolah sebagian besar menganggap tidak mengalami kesulitan namun juga tidak merasa mudah dalam mengelola BOS. Ketiga Pengelolaan BOS pada tingkat Sekolah Dasar Se-kota Kediri memiliki beberapa kesulitan yaitu proses mendata dan mengentry data. Solusi yang dapat mereduksi masalah tersebut adalah dengan dilakukannya sosialisasi cara mengisi formulir dan melakukan entry data secara bersama-sama. Penelitian ini memiliki implikasi sebagai berikut (1) persepsi kepala sekolah dasar se-kota kediri terhadap pengelolaan BOS pada tingkat kategori sedang . Hal ini akan berimplikasi perlu meningkatkan sosialisasi mengenai BOS kepada para pengelola BOS terutama kepala sekolah sering diadakan pelatihan mengenai program BOS ditambah lagi jika ada aturan-aturan baru setiap tahunnya (2) pengelolaan BOS pada tingkat sekolah dasar se-kota kediri memiliki beberapa kesulitan yaitu proses mendata dan memasukkan data. Hal ini akan berimplikasi perlu mengkaji kembali problematika atau masalah tersebut untuk memperbaiki pengelolaan BOS di sekolah dasar menjadi lebih efektif dan efisien. Berkaitan dengan temuan penelitian dan implikasinya tersebut peneliti memberikan saran-saran sebagai berikut (1) bendaharawan dinas pendidikan disarankan untuk mengkaji kembali problematika yang ada di lapangan dalam proses memperbaiki pengelolaan BOS di Sekolah Dasar (2) anggota dewan pendidikan dan anggota komite sekolah disarankan untuk meningkatkan sosialisasi serta pengawasan dalam merealisasikan program BOS sehingga tidak ada kesalahpahaman dalam mengelola nantinya (3) kepala sekoah disarankan untuk mengembangkan pengetahuan serta mengembangkan kemampuan dalam pengelolaan BOS (4) mahasiswa jurusan administrasi pendidikan disarankan untuk membuat penelitian yang dapat meningkatkan proses pengelolaan BOS dan mengembangkan menjadi lebih baik.


Informasi Detail
DDC
Rs 372.1206 SAR p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Administrasi Pendidikan, 2017.
Deskripsi Fisik
xiv, 113 lembar : il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
05708/KI/17
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2017
Subjek
1. PENDIDIKAN DASAR - MANAJEMEN KEUANGAN
2. PENDIDIKAN DASAR - KEPALA SEKOLAH
3. ELEMENTARY SCHOOL MANAGEMENT

Pembimbing
1. Bambang Setyadin ; 2. Asep Sunandar
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik