Skripsi
Studi pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani K-13 kelas 11 semester I di SMA Negeri 8 Malang tahun 2016/2017 / Angga Adi Prasetya
Abstrak
ABSTRAK Prasetya Angga Adi. 2017. Studi Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani K-13 Kelas 11 Semester 1 di SMA Negeri 8 Malang. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. M. E Winarno M.Pd (II) Dona Sandy Y S.Pd M.Or Kata kunci Pembelajaran Pendidikan Jasmani Kurikulum 2013 (K-13). Salah satu upaya yang dilakukan Negara untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional adalah penyempurnaan kurikulum KTSP menjadi Kurikulum 2013 (K-13). Berdasarkan observasi dan pengkajian peneliti menemukan adannya ketidaksesuaian antara kurikulum pembelajaran pendidikan jasmani dengan pelaksanaan pada saat pembelajaran di lapangan dan di kelas. Tujuan penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani K-13 kelas 11 semester di SMA Negeri 8 Malang. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian non eksperimental berupa Deskriptif Survei. Subjek yang digunakan adalah 3 guru pendidikan jasmani dan 110 murid kelas 11 dan akan diambil 10 murid dari setiap kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proposional sampling. Instumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah teknik observasi lembar angket/kuisioner wawancara dan dokumentasi teknik analisis data yang dipergunakan yaitu teknik deksriptif kualitatif. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran pendidikan jasmani K-13 sesuai dengan kurikulum 2013. Dari perolehan angket diperoleh hasil pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani K-13 hanya dilaksanakan 88% dan 12% tidak dilaksanakan serta banyak materi pendidikan jasmani yang hampir semua terlaksana. Untuk RPP hanya empat RPP yang digunakan dalam pembelajaran pendidikan jasmani K-13. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran pendidikan jasmani K-13 sesuai dengan kurikulum 2013 saran yang dapat diberikan kepada guru adalah pembelajaran pendidikan jasmani K-13 harus diberikan secara keseluruhan dengan baik serta para guru pendidikan jasmani dalam membuat perangkat pembelajaran tidak boleh mengesampingkan kesesuaian dengan kurikulum yang ada kompetensi inti kompetensi dasar dan kebutuhan peserta didik.