Skripsi
Analisis daya saing ekonomi Kabupaten Gresik di kawasan Gerbang Kertosusila / Syaniatul Musyarofah
Abstrak
ABSTRAK Musyarofah Syaniatul. 2017. Analisis Daya Saing Ekonomi Kabupaten Gresik di Kawasan Gerbangkertosusila. Skripsi. Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Hadi Sumarsono S.T. M.Si. Kata Kunci Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Gresik Gerbangkertosusila Shift Share Tipologi Klassen Model Gravitasi (Interaksi Wilayah) Keberhasilan suatu pembangunan ekonomi dapat dilihat melalui pertumbuhan ekonominya dimana pertumbuhan ekonomi dapat di ukur salah satunya menggunakan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Kawasan Gerbangkertosusila merupakan salah satu kawasan strategi nasional dari sudut kepentingan ekonomi di Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Gresik sebagai salah satu penyangga utama Kota Surabaya dan termasuk kedalam salah satu kawasan Gerbangkertosusila memiliki banyak potensi unggulan yang dapat manfaatkan untuk meningkatkan pertumbuhan Ekonomi daerahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor yang memiliki daya saing dan interaksi ekonomi Kabupaten Gresik dengan kawasan Gerbangkertosusila. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa runtun waktu (time series) dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Gresik dan Kawasan Gerbangkertosusila tahun 2011-2014. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Metode penggumpulan data yang dilakukan yaitu metode dokumentasi selanjutnya dilakukan analisis dengan menggunakan metode Shift Share Tipologi Klassen Model Gravitasi. Hasil analisis Shift Share menunjukkan bahwa sektor yang termasuk kedalam sektor potensial adalah sektor industri pengolahan sektor konstruksi sektor penyediaan akomodasi makan dan minum. Ketiga sektor ini berspesialisasi pada sektor yang sama tumbuh lebih cepat dan memiliki daya saing yang bagus di kawasan Gerbangkertosusila. Ketiga sektor tersebut juga menunjukkan pertumbuhan yang baik di Kabupaten Gresik dan termasuk kedalam kuadran I dan III yang berarti sektor ini merupakan sektor yang maju dan tumbuh cepat di Kabupaten Gresik meskipun pertumbuhannya di kawasan Gerbangkertosusila lambat sehingga sektor ini masih bisa dikembangkan. Analisis gravitasi menunjukkan bahwa Kabupaten Gresik memiliki keterkaitan yang paling kuat dengan Kota Surabaya dikarenakan jarak keduanya cukup dekat.