Skripsi
Kegiatan latihan kebhayangkaraan dalam mengembangkan leadership Pramuka (studi kasus di Saka Bhayangkara Polres Blitar) / Ana Finurica
Abstrak
ABSTRAK Finurica Ana. 2017. Kegiatan Latihan Kebhayangkaraan dalam Mengembangkan Leadership Pramuka (Studi Kasus di Saka Bhayangkara Polres Blitar Kota). Skripsi Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Hj. Umi Dayati M. Pd. (II) Drs. H. Sucipto M. S. Kata Kunci kegiatan pelatihan leadership Pendidikan adalah suatu hal yang sangat penting bagi setiap manusia untuk bekal dalam mempertahankan hidup. Seseorang membutuhkan penanaman karakter yang pada kenyataannya belum didapatkan secara maksimal dalam pendidikan formal. Melalui kegiatan kepramukaan diharapkan masyarakat mampu membentuk karakter sesuai dengan kebutuhan di masa depan. Pada jenjang pramuka usia penegak terdapat satuan karya (saka) sala satunya yaitu saka bhayangkara. Dengan adanya penelitian mengenai kegiatan latihan bhayangkara dalam mengembangkan leadership pramuka di saka bhayangkara Polres Blitar Kota ini diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat luas dalam mengerti bagaimana pentingnya kegiatan dilakukan sebagai usaha mengembangkan karakter leadership pada remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subyek penelitian ini adalah anggota muda dan pihak pengelola saka bhayangkara Polres Blitar Kota. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara observasi dan studi dokumen. Analisis data dilakukan melalui reduksi data penyajian data dan verifikasi. Untuk menjaga keabsahan data penelitian dilakukan teknik triangulasi data sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menyatakan bahwa dalam kegiatan latihan rutin saka bhayangkara menggunakan 2 model pelatihan yaitu (1) academica training yaitu pelatihan yang difokuskan untuk menambah pengetahuan atau intelektual skill melalui kegiatan penyampaian materi dan (2) activity training yaitu training yang difungsikan untuk membentuk skill dan sikap melalui kegiatan apel dan baris-berbaris survival dan pemberian reward serta punishment. Kegiatan pelatihan yang dilakukan tersebut membentuk karakter leadership yaitu bertambahnya pengetahuan dan kemampuan berkomunikasi yang baik sebagai hasil dari model pelatihan academica training dan tumbuhnya sikap disiplin berani tepat waktu percaya diri tegas mandiri mampu bekerjasama antar anggota mampu memimpin kelompok rela menolong antar anggota serta tanggungjawab sebagai hasil dari model pelatihan activity training. Berdasarkan hasil penelitian maka saran yang diberikan oleh peneliti adalah (1) bagi pengelola saka bhayangkara Polres Blitar Kota untuk menjadikan hasil penelitian sebagai refleksi dalam pelaksanaan latihan (2) bagi anggota saka bhayangkara untuk memberikan pengetahuan mengenai pentingnya kegiatan latihan dalam mengembangkan karakter leadership mereka (3) bagi pramuka Kota Blitar untuk memberikan pengetahuan mengenai kegiatan latihan saka bhayangkara dalam mengembangkan karakter leadership anggota muda.