Skripsi
Rancangan mutu beton 20 MPa menggunakan kerikil gradasi tunggal diameter (25-12) mm dan prediksi beban hancurnya / Yudi Suryadinata
Abstrak
ABSTRAK Suryadinata Yudi. 2017. Rancangan Mutu Beton 20 Mpa Menggunakan Kerikil Gradasi Tunggal Diameter (25-12) mm dan Prediksi Beban Hancurnya. Skripsi. Jurusan Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Wahyo Hendarto Yoh M.T (II) Drs. Adjib Karjanto S.T M.T Kata Kunci Gradasi Tunggal Beban Hancur Kuat Tekan Empiris Struktur bangunan pada saat ini tidak terlepas dari apa yang dinamakan beton. Perkerjaan beton saat ini banyak digunakan dalam suatu kegiatan proyek konstruksi yang mana beton lebih mudah dibentuk dalam pengerjaannya bahan-bahan mudah didapat mudah perawatannya dan lebih ekonomis Salah satu sifat material penyusun beton yang cukup berperan adalah gradasi agregat kasar. Agregat kasar merupakan komponen terbesar pada beton. Oleh karena itu pada penelitian ini mencoba untuk membuat rancangan mutu beton dengan meggunakan gradasi tunggal (25-12)mm dan prediksi beban hancurnya. Pada penelitian ini akan dicari (1) Bagaimana komposisi campuran mutu beton 20 MPa menggunakan gradasi tunggal diameter 12 mm dengan perbandingan berat hancur (2) Berapa konstanta rumus empiris untuk prediksi beban hancur beton silinder pada mutu 20 MPa (3) Apakah ada perbedaan beban hancur rumus empiris dengan beban hancur uji lab. Metode yang digunakan pada penelitian ini untuk data berupa Analisis statistik deskriptif dan uji hipotesa perbedaan pada kuat tekan. Untuk teknik pengujian mekanik digunakan destruktif dan non destruktif (rumus empiris). Untukrumus empiris digunakan persamaan 960 _1 P/(Ec A) dan 960 _4 (K 947 A 0 5 g)/Ec untuk memprediksi kuat hancur (P) silinder beton. Dari perbandingan tersebut maka didapat persamaan rumus sebagai berikut P 12310 K A 12311 (3/2) g 947 dimana P kuat hancur (Newton) A luas penampang silinder (m2) g percepatan gravitasi bumi (m/det2) 947 kerapatan massa (ton/m3) K Konstanta. Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut (1) Berdasarkan hasil mix desain campuran menggunakan perbandingan 1 (Pc) 1 6 (Ps) 2 4 (Kr). (2) Konstanta (K 8500) berdasarkan rumus empiris P 12310 K A 12311 (3/2) g 947 7518 .g .(3) Berdasarkan hasil pengujian statistik uji beda kuat tekan sampel dengan bantuan software SPSS 21.0 Tidak Terdapat perbedaan antara rata-rata beban hancur rumus Empiris dengan beban hancur Uji lab