Skripsi
Pengembangan bahan ajar dengan model learning cycle 5e pada materi suhu dan kalor untuk siswa SMP kelas VII / Lailatul Nuronia
Abstrak
ABSTRAK Nuronia Lailatul. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Dengan Model Learning Cycle 5E pada Materi Suhu dan Kalor untuk Siswa SMP Kelas VII. Skripsi Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Parno M.Si. (2) Novida Pratiwi S.Si. M.Sc Kata kunci bahan ajar learning cycle 5E suhu dan kalor Pembelajaran IPA pada kurikulum 2013 menekankan pada penerapan pendekatan saintifik/ilmiah (Scientific approach). Proses pembelajaran IPA dengan pendekatan saintifik meliputi kegiatan belajar 5M (mengamati menanya mengumpulkan informasi mengasosiasi dan mengkomunikasikan). Materi suhu dan kalor merupakan materi yang sulit disampaikan. Salah satu komponen penting yang diperlukan untuk membantu proses pembelajaran adalah ketersediaan bahan ajar. Bahan ajar yang tersedia saat ini adalah buku teks pelajaran yang diterbitkan oleh pemerintah berupa buku pegangan siswa dan buku panduan guru. Namun dalam bahan ajar tersebut masih kurang memuat informasi mengenai alat pengukur suhu dan kurang memuat konsep mengenai kalor pada perubahan wujud benda. Oleh karena itu perlu dikembangkan bahan ajar pada materi suhu dan kalor dengan menggunakan model Learning Cycle 5E yang mampu menampilkan pendekatan saintifik sesuai dengan kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D dengan mengambil tiga tahap yaitu define design dan develop. Produk hasil pengembangan divalidasi oleh dosen IPA sebagai ahli materi dan ahli media. Produk yang divalidasi kemudian diperbaiki kekurangannya selanjutnya diujicobakan secara terbatas kepada dua orang guru IPA dan 12 siswa kelas VII SMP Plus Al-Kautsar Malang sebagai pengguna produk yang dikembangkan. Jenis data yang diperoleh bersifat kualitatif dan kuantitatif yaitu berupa angket yang disertai komentar dan saran. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis data nilai rerata. Berdasarkan nilai validasi ahli materi dan ahli bahan ajar untuk buku panduan guru dan buku pegangan siswa secara berturut-turut adalah sebesar 79 5% 91% dan 89 9%. Nilai hasil uji coba keterbacaan buku panduan guru dan buku pegangan siswa secara berturut-turut adalah 92 76% dan 94% yang keduanya masuk dalam kategori valid. Penilaian yang dilakukan guru dan siswa menyebutkan bahwa buku guru dan buku siswa cocok digunakan sebagai bahan ajar.