UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Distres psikologis sebagai prediktor perilaku berisiko kesehatan pada remaja yang mengalami kekerasan di Bojonegoro / Dini Ajeng Anjani

Anjani, Dini Ajeng - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Anjani Dini Ajeng. 2017. Distres Psikologi sebagai Prediktor Perilaku Beresiko Kesehatan pada remaja yang mengalami kekerasan di Bojonegoro. Skripsi Jurusan Psikologi Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Hj. Tutut Chusniyah M.Si (II) Pravissi Shanti S.Psi M.Psi Kata Kunci Perilaku beresiko kesehatan Distress psikologi Remaja yang mengalami kekerasan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui tingkat Psychological Distress pada remaja yang mengalami kekerasan dalam keluarga yang tidak berfungsi (2) mengetahui tingkat Health Risk Behavior pada remaja yang mengalami kekerasan dalam keluarga yang tidak berfungsi (3) mengetahui Psychological Distress sebagai Prediktor Health Risk Behavior pada remaja yang mengalami kekerasan dalam keluarga yang tidak berfungsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif dan prediktif. Populasi dalam penelitian ini yaitu remaja yang mengalami kekerasan dalam keluarga yang tidak berfungsi di kabupaten Bojonegoro yang berjumlah 80 orang dan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa skala Psychological Distress dan skala Health Risk Behavior. Analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan pengkategorian berdasarkan skor T. Untuk uji hipotesis menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar remaja yang mengalami kekerasan dalam keluarga yang tidak berfungsi (1) memiliki tingkat Psychological Distress dalam kategori tinggi (2) memiliki tngkat Health Risk Behavior dalam kategori tinggi (3) Psychological Distress sebagai prediktor Health Risk Behavior pada remaja yang mengalami kekerasan dalam keluarga yang tidak berfungsi dengan signifikansi 0 000 0 05 dan nilai rxy 0 636 dengan koefisien determinasi 0 405. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah (1) bagi remaja yang mengalami kekerasan untuk mengadakan diskusi dengan teman sebaya tentang bahaya perilaku kesehatan(2) bagi peneliti selanjutnya mempertimbangkan untuk menggunakan populasi lain seperti remaja dengan orang tua yang bercerai dan variabel lainnya seperti self regulation dan pengaruh teman sebaya (3) bagi orang tua untuk menambah pengetahuan tentang parenting dengan mengikuti seminar parenting dan konseling keluarga (4) bagi guru untuk mengadakan Focus Group Discussion (FGD) untuk wadah siswa berdiskusi mengenai bahaya perilaku beresiko kesehatan. ABSTRACT Anjani Dini Ajeng. 2017. Psychological Distress as a Predictor of Health Risk Behavior in Adolescent who Experience Violence in Bojonegoro. Thesis Department of Psychology Faculty of Psychology Education State University of Malang. Counselor (I) Dr. Hj. Tutut Chusniyah M.Si (II) Pravissi Shanti S.Psi M.Psi Keywords Health Risk Behavior Psychological Distress Adolescents who get Violence The purpose of this research are (1) know the level of Psychological Distress (2) know the level of Health Risk Behavior (3) and know Psychological Distress as Predictors Health Risk Behavior in adolescents who experienced family violences. This research uses a quantitative approach with descriptive and predictive research design. The population in this study are teenagers who experienced violence in the family in Bojonegoro which amounted to 80 people and the number of samples in this study as many as 50 people. The sampling technique is purposive sampling. Instruments in this research are Psychological Distress Scale and Health Risk Behavior Scale. Analysis of this research is descriptive analysis with categorization based on T score. The hypothesis using simple linear regression analysis. The results of this study indicate that most teenagers who experienced family violence (1) have high levels of Psychological Distress (2) have high levels of Health Risk Behavior (3) Psychological Distress as a predictor of Health Risk Behavior in adolescents experienced family violence with a significance of 0.000


Informasi Detail
DDC
Rs 155.5 ANJ d
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Psikologi, 2017.
Deskripsi Fisik
ix, 91 lembar : il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
06035/KI/17
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2017
Subjek
1. PSIKOLOGI REMAJA
2. ADOLESCENT PSYCHOLOGY

Pembimbing
1. Tutut Chusniyah ; 2. Pravissi Shanti
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik