Skripsi
Identifikasi ketrampilan berpikir kritis siswa kelas XII SMAN 10 Malang pada materi asam-basa / Lutva Sri Agustin
Abstrak
ABSTRAK Agustin Lutva Sri. 2017. Identifkasi Ketrampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas XII SMAN 10 Malang Pada Materi Asam-Basa. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I)Drs. Darsono Sigit M.Pd (II)Drs. Muhammad Su aidy M.Pd Kata kunci Berpikir Kritis Assesmen Instrumen penilaian Identifikasi Penerapan Kurikulum 2013 merupakan upaya peningkatan kualitas pendidikan sains di Indonesia yang menekankan proses pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik. Salah satu materi kimia dalam silabus Kurikulum 2013 adalah asam-basa. Materi asam-basa merupakan materi yang sangat aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Hasil wawancara dengan guru di SMAN 10 Malang instrumen ketrampilan berpikir kritis dengan pilihan ganda beralasan masih jarang digunakan dalam pembelajaran. Guru-guru di SMAN 10 Malang mengatakan bahwa soal-soal yang diberikan kepada siswa hanya soal-soal teoritis saja. Soal-soal yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari soal-soal HOTS dan instrumen berpikir kritis jarang digunakan mengingat waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan materi pembelajaran sangat banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen ketrampilan berpikir kritis pada materi asam-basa melakukan uji coba instrumen yang telah dikembangkan kemudian menerapkan instrumen yang dikembangkan untuk melakukan identifikasi ketrampilan berpikir kritis siswa SMA pada materi asam-basa. Sehingga dapat mendeskripsikan ketrampilan berpikir kritis siswa kelas XII 5A MIPA 5 SMAN 10 Malang. Penelitian ini menggunakan model rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XII SMAN 10 Malang sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian yaitu siswa kelas XII 5A MIPA 5 dengan jumlah siswa 26 orang. Instrumen penelitian menggunakan instrumen soal (test) yang telah dikembangkan. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil validasi isi instrumen dari ketiga validator semua soal dinyatakan valid. Berdasarkan hasil uji coba dari 16 soal yang digunakan terdapat 6 soal yang tidak valid. Reliabilitas yang diperoleh yaitu 0 665. Pada uji taraf kesukaran data memiliki rentang taraf kesukaran 0 3 sampai 0 87 yang termasuk dalam kriteria sukar sampai mudah. Dari 16 soal yang diuji cobakan terdapat 1 soal yang termasuk dalam kategori soal sukar. Soal yang termasuk dalam kategori soal yang sedang ada 8. Sedangkan ada 7 soal yang termasuk dalam kategori mudah. Hasil daya beda butir soal dengan rentang 0 07 sampai 0 53 yang termasuk dalam kriteria jelek sampai baik. Terdapat 5 soal yang tergolong baik soal yang tergolong cukup ada 6. Sedangkan untuk soal yang jelek terdapat 5 soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 9 siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis pada kategori sangat tinggi pada konsep asam-basa. Ada 8 siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis pada kategori tinggi. Pada kategori ketrampilan berpikir kritis yang cukup terdapat 8 siswa. Sedangkan pada kategori ketrampilan berpikir kritis yang rendah terdapat 1 siswa.