Skripsi
Pengaruh faktor kesiapan dan penggunaan variasi model pembelajaran konstruktivistik terhadap rerata hasil belajar jaringan dasar kelas X kompetensi Keahlian TKJ di SMK Sore Tulungagung / Ayuningtyas Kurniawati
Abstrak
ABSTRAK Kurniawati Ayuningtyas. 2017. Pengaruh Faktor Kesiapan dan Penggunaan Variasi Model Pembelajaran Konstruktivistik terhadap Rerata Hasil Belajar Jaringan Dasar Siswa Kelas X Kompetensi Keahlian TKJ di SMK Sore Tulungagung. Skripsi Program studi Pendidikan Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Setiadi Cahyono Putro M.Pd. M.T. (2) Dr. Hary Suswanto S.T. M.T. Kata kunci kesiapan model pembelajaran konstruktivistik problem based instruction quantum learning hasil belajar Jaringan Dasar Masalah belajar yang sering dihadapi siswa di antaranya faktor kesiapan belajar sebagai faktor psikis dan model pembelajaran yang diterapkan sebagai faktor eksternal yang mempengaruhi hasil belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan rerata hasil belajar Jaringan Dasar yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) dan Quantum Learning (2) mengungkap perbedaan rerata hasil belajar ditinjau dari faktor kesiapan dan penggunaan variasi model pembelajaran (3) mengungkap interaksi antara faktor kesiapan dan penggunaan variasi model pembelajaran (4) dan mengungkap rerata hasil belajar mana saja yang berbeda dan signifikan antar kelompok-kelompok eksperimen pada mata pelajaran Jaringan Dasar kelas X di SMK Sore Tulungagung. Penelitian ini memakai rancangan True Experiment dengan desain faktorial 2 x 2. Subjek penelitiannya kelas X Siswa TKJ SMK Sore Tulungagung. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan tingkat kesiapannya. Uji hipotesis dilakukan dengan ANOVA dua jalur untuk mengetahui perbedaan dan interaksi hasil belajar jaringan dasar siswa selanjutnya dilakukan uji Post-Hoc Comparison untuk mengetahui kelompok hasil belajar yang berbeda dan signifikan. Hasil penelitian yang diperoleh (1) deskripsi nilai seluruh kelompok eksperimen sebagian besar berada pada kategori sedang dengan tiap interval yang berbeda (2) ada perbedaan signifikan hasil belajar jaringan dasar dengan kesiapan dilihat nilai signifikansi 0 003 0 05 dan ada perbedaan signifikan hasil belajar jaringan dasar dengan variasi model pembelajaran dengan signifikansi sebesar 0 003 0 05 (3) Tidak ada interaksi antara tingkat kesiapan dengan penggunaan variasi model pembelajaran dilihat signifikansi 0 159 0 05 (4) terdapat perbedaan kelompok signifikan yaitu PBI kesiapan tinggi dan rendah dengan signifikansi 0 011 0 05 Quantum kesiapan tinggi PBI kesiapan rendah dengan signifikansi 0 000 0 05 dan Quantum kesiapan rendah dan PBI kesiapan rendah dengan signifikansi 0 021 0 05. Kesimpulan dari penelitian ini (1) seluruh kelompok eskperimen rata-rata berada pada kategori sedang dengan interval masing-masing (2) terdapat perbedaan rerata hasil belajar kesiapan dan perbedaan variasi model pembelajaran (3) tidak terdapat interaksi tingkat kesiapan dan model pembelajaran (4) dan terdapat perbedaan kelompok signifikan yaitu PBI kesiapan tinggi dan rendah Quantum kesiapan tinggi PBI kesiapan rendah dan Quantum kesiapan rendah dan PBI kesiapan rendah.