Skripsi
Pola asuh demokrasi dalam mengembangkan kreativitas anak (studi kasus pada keluarga Bapak Kamsi Desa Semen Kabupaten Magetan) / Rendy Arrahman
Abstrak
ABSTRAK Arrahman Rendy. 2017. Pola Asuh Orang Tua Demokrasi dalam Mengembangkan Kreativitas Anak (Studi Kasus pada Keluarga Bapak Kamsi Desa Semen Kabupaten Magetan). Pembimbing (I) Dr. Ach. Rasyad M. Pd (II) Dr. Zulkarnain M. Pd M. Si Kata Kunci pola asuh orang tua demokrasi pengembangan kreativitas Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mendeskripsikan proses pola asuh orang tua demokratis yang diimplementasikan oleh keluarga Bapak Kamsi di Desa Semen Kabupaten Magetan dalam proses mengembangkan kemampuan kreativitas anak. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan jenis studi kasus untuk meneliti proses implementasi pola asuh orang tua demokratis yang diimplementasikan kepada anak di Desa Semen Kabupaten Magetan. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 1 (satu) orang yaitu Bapak Kamsi yang mana dalam hal ini adalah informan utama dan dibantu oleh 1 (satu) informan pendukung yaitu istri Bapak Kamsi. Instrumen yang dipergunakan adalah wawancara observasi dan studi dokumen. Analisa data dilakukan dengan tahapan reduksi data display data pengambilan keputusan. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi yaitu triangulasi sumber data dan metode triangulasi. Pola asuh orang tua yang dipilih dan diimplementasikan oleh keluarga Bapak Kamsi adalah tipe pola asuh orang demokrasi dimana dalam tipe pola asuh ini anak diberikan kebebasan dalam berekspresi dan berkreativitas dan sekaligus anak diajarkan untuk bertanggung jawab atas apa yang telah dipikirkan dan diperbuatnya. Proses implementasi pola asuh orang tua demokrasi ini dimulai semenjak anak Bapak Kamsi berusia dini dan hal ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas anak. Hal yang sangat menarik adalah didapatnya pengetahuan tentang pola asuh demokratis bila mellihat latar belakang pendidikan formal Bapak Kamsi dan Ibu Patmi yang hanya mengenyam pendidikan hingga tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pola asuh orang tua demokrasi yang dipilih dan diimplementasikan kepada anak yaitu kepada kedua anak Bapak dan Ibu Kamsi telah terbukti berhasil dalam mengembangkan kemampuan kreativitas anak hal ini dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari dari kedua anak Bapak dan Ibu Patmi. Saran (1) bagi akademisi dan praktisi PLS diharapkan dapat memberikan layanan pendidikan informal dan parenting secara lebih merata dan kimprehensif kepada masyarakat (2) bagi masyarakat adalah supaya lebih aktif dalam proses pencarian ilmu pengetahuan dan pola asuh yang akan dipilih dan diimplemntasikan (3) bagi peneliti selanjutnya hendaknya untuk melakukan penelitian secara lebih in depth dan komprehensif.