Skripsi
Penggunaan media pop-up story book untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak usia 3-4 tahun di Kelompok Bermain Santo Yusup III malang / Silvia Rara Sariratri
Abstrak
ABSTRAK Sariratri Silvia Rara. 2017. Penggunaan Media Pop-Up Story Book untuk Meningkatkan Kemampuan Menyimak Anak Usia 3-4 Tahun di Kelompok Bermain Santo Yusup III Malang. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Suharjo M.S. M.A (II) Suryadi S.Sn. Kata Kunci Pop-Up story book menyimak Kemampuan menyimak merupakan kemampuan paling awal dan menjadi dasar kemampuan berbahasa selanjutnya. Kemampuan menyimak anak Kelompok Bermain Santo Yusup III Malang masih belum optimal. Diketahui dari hasil observasi terdapat (1) 7 anak belum berkembang dalam mengikuti dua perintah sederhana (2) 8 anak belum berkembang dalam menjawab pertanyaan sederhana mengenai cerita yang dibacakan guru (3) Anak mengalami kesulitan memahami cerita karena guru tidak menggunakan media untuk bercerita. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak. Peneliti menggunakan Pop-Up story book sebagai media bercerita. Media ini diharapkan menjadi media pembelajaran yag dapat membantu dalam usaha meningkatkan kemampuan menyimak anak. Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dikembangkan oleh Kemmis Taggart. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II dengan 4 tahap yaitu perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah anak KB 1 Kelompok Bermain Santo Yusup III Malang yang berjumlah 21 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak melalui langkah-langkah penggunaan media Pop-Up story book. Penggunaan media Pop-Up story book dapat meningkatkan kemampuan menyimak anak. Pada aspek menyebutkan nama tokoh dalam cerita siklus I sebesar 52% siklus II menjadi 95%. Aspek menjawab pertanyaan sederhana mengenai cerita siklus I sebesar 62% siklus II menjadi 86%. Aspek menceritakan kembali isi cerita dengan kata-kata sendiri siklus I sebesar 48% siklus II menjadi 90%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media Pop-Up story book dapat meningkatkan kemampuan menyimak anak. Peneliti memberi saran kepada guru untuk menggunakan media Pop-Up story book dan bagi peneliti selanjutnya dapat menggembangkan menggunakan media Pop-Up story book untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak. ABSTRACT Sariratri Silvia Rara. 2017. The Used of Pop-Up Story Book to Improve Listening Skill Children Age 3-4 Years Old at Kelompok Bermain Santo Yusup III. Skripsi Early Childhood Education Department of Primary and Preschool Education Faculty of Education State University of Malang. Advisor (I) Dr. Suharjo M.S. M.A (II) Suryadi S.Sn. Keywords Pop-Up story book listening skill Listening skill is the first step of developing language skill and be the foundation for the next steps. Listening skill of play group s students at Kelompok Bermain Santo Yusup III are not optimal yet. From the observation known that (1) 7 kids still couldn t following two simple commands (2) 8 kids couldn t answering simple question about the story read by the teacher (3) Kids having trouble with listening skill caused by the teacher never used media for telling story. The aim of this research was to improve kids listening skill. Researcher used Pop-Up story book as media for telling story. This media was expected to attracted kids and helping increase their listening skill. This classroom action used models that have been developed by Kemmis Mc Taggart. The research was done in two cycles which are cycles I and cycles II with four stages on each cycle i.e. planning action observation and reflect. The data collected through observation interview and documentation. Data that used was from the observation output. Subject of the research was kids in KB 1 class at Kelompok Bermain Santo Yusup III Malang that consist of 21 kids. The result of the research showed the used of Pop-Up story book as media for learning. The used of the media improved kid s listening skill. In mention the character s name cycle I was 52% cycle II increased to 95%. Answering simple question about story cycle I was 62% cycle II increased to 86%. Retelling story with their language cycle I was 48% cycle II increased to 90%. Based on the data above can be concluded that using Pop-Up story book increased listening skill kids at 3-4 years old. Researcher suggests teacher should use this media to other researchers should keep improving and developing this media to obtain the optimal result.