UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Ekspresi gen Wnt5a pada tunas kaki embrio ayam yang diinduksi ciprofloxacin / Silmy Aulia Rufiatin Nisa\'

Nisa', Silmy Aulia Rufiatin - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Nisa Silmy Aulia Rufiatin. 2017. Ekspresi Gen Wnt5a pada Tunas Kaki Embrio Ayam yang Diinduksi Ciprofloxacin. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Dwi Listyorini M.Si. D.Sc (II) Dra. Nursasi Handayani M.Si Kata Kunci Wnt5a tunas kaki embrio ayam Ciprofloxacin Ciprofloxacin merupakan antibiotik florokuinolon yang umumnya digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan harus dikonsumsi dengan pengawasan dokter namun ditemukan dijual bebas di masyarakat. Hasil studi sebelumnya menunjukkan bahwa Ciprofloxacin dapat menyebabkan efek kondrotoksik menghambat proliferasi kondrosit dan kegagalan pembentukan tulang. Pembentukan tulang meliputi berbagai proses salah satunya kondrogenesis dengan gen Wnt5a sebagai regulator penting. Gen Wnt5a berperan meregulasi proliferasi kondrosit meningkatkan jumlah kondrosit prehipertrofik dan menghambat maturasi kondrosit prehipertrofik menjadi kondrosit hipertrofik. Di dalam tubuh Ciprofloxacin mengalami metabolisme menjadi senyawa radikal bebas yang menginduksi produksi senyawa lain yang akan mengoksidasi lipid dan DNA. Kerusakan DNA dapat mengganggu ekspresi gen yang terlibat dalam perkembangan tulang sehingga menyebabkan kecacatan tunas kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Ciprofloxacin terhadap ekspresi gen Wnt5a pada tunas kaki embrio ayam. Embrio ayam diberi perlakuan Ciprofloxacin dengan dosis 10 mg/kgBB selama 5 hari berturut-turut mulai umur 3 hari hingga 7 hari inkubasi. Untuk mengetahui ekspresi gen Wnt5a dilakukan isolasi RNA total dari tunas kaki embrio ayam umur 8 hari inkubasi dilanjutkan dengan sintesis cDNA gen Wnt5a dan qPCR. Hasil analisis menggunakan software REST 2009 menunjukkan bahwa ekspresi gen Wnt5a pada kelompok perlakuan lebih rendah dibandingkan pada kelompok kontrol. Dapat disimpulkan bahwa pemberian Ciprofloxacin dapat menurunkan ekspresi gen Wnt5a pada tunas kaki embrio ayam.


Informasi Detail
DDC
Rs 615.329 NIS e
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2017.
Deskripsi Fisik
vii, 40 lembar : il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
06319/KI/17
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2017
Subjek
1. ANTIBIOTIK
2. ANTIBIOTICS

Pembimbing
1. Dwi Listyorini ; 2. Nursasi Handayani
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik