Skripsi
Analisis tingkat kesehatan bank menggunakan metode Camel (studi kasus pada BPR di Malang Raya tahun 2016) / Virgia Jasmine
Abstrak
ABSTRAK Jasmine Virgia. 2017. Analisis Tingkat Kesehatan Bank Menggunakan Metode CAMEL pada BPR di Malang Raya Tahun 2016. Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Grisvia Agustin S.E. M.Sc. Kata Kunci Kesehatan Bank Metode CAMEL Capital Assets Management Earning Liquidity Aktivitas Bank Perkreditan Rakyat yang lebih sempit membuat ketertarikan dalam melakukan analisis tingkat kesehatan bank dikarenakan BPR sebagai salah satu bentuk lembaga atau perbankan di Indonesia. Penilaian kesehatan bank dapat dilihat dari berbagai segi penilaian ini bertujuan untuk menentukan apakah bank tersebut dalam kondisi yang sehat cukup sehat kurang sehat atau tidak sehat. Tingkat kesehatan bank adalah hasil penilaian kuantitatif atas berbagai aspek yang berpengaruh terhadap kondisi atau kinerja suatu bank melalui penilaian kualitatif terhadap faktor-faktor Permodalan Aset Managemen Rentabilitas dan Likuiditas Tujuan penelitian ini untuk menganalisis CAR KAP NIM ROA BOPO LDR terhadap kesehatan bank. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh BPR yang masih beroperasi di Malang Raya pada tahun 2016. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu sebanyak 39 BPR dengan kriteria tertentu. Data penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan yang bersumber dari OJK. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan program SPSS 16. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh signifikan terhadap kesehatan bank BPR di Malang Raya tahun 2016 adalah KAP NIM BOPO dan LDR. Sedangkan variabel CAR dan ROA tidak berpengaruh signifikan terhadap kesehatan bank. Besarnya koefisien determinasi (Adjusted R Square) adalah sebesar 0 777. Dalam hal ini besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat adalah 77 7 persen sedangkan sisanya sebesar 22 3 persen dipengaruhi oleh variabel lain diluar variabel yang diteliti.