Tugas Akhir
Studi pelaksanaan dan Rencana Anggaran Biaya Pelaksanaan (RAP) balok girder segmental pada main bridge klitik STA 90+081,0 proyek jalan tol ruas Solo-Ngawi / Muhammad Nanda Septiawan
Abstrak
ABSTRAK Septiawan M.N. 2017. Studi Pelaksanaan dan Rencana Anggaran Biaya Pelaksanaan (RAP) Balok Girder Segmental pada Main Bridge Klitik STA 90 081 0 Proyek Jalan Tol Ruas Solo- Ngawi. Proyek Akhir Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Suparno S.T MT. Kata Kunci Main Bridge Klitik Girder Segmental Metode Pelaksanaan Rencana Aggaran Biaya Pelaksanaan (RAP) Main Bridge Klitik adalah jembatan jalan tol ruas Solo- Ngawi yang berada pada STA 90 081 jembatan ini melintasi jalan Nasional Surabaya- Solo serta menghubungkan 2 Kecamatan yang berbeda yaitu Kecamatan Beran dan Kecamatan Klitik Kabupaten Ngawi. Pada Main Bridge Klitik material konstruksi jembatan yang digunakan adalah beton prategang dengan sistem struktur gelagar atau balok girder segmental tipe PCI girder. Girder segmental adalah penggabungan dari beberapa girder pracetak yang disatukan dengan sistem prategang Post-Tensioning. Sistem prategang balok girder harus melalui beberapa proses seperti pekerjaan pemberian kabel tendon stressing grouting dan pengecoran akhir. Sedangkan untuk proses pemasangan balok girder ke tumpuannya (erection) menggunakan metode erction dengan 2 (dua) buah crawler crane yang dilakukan secara bertahap. Perhitungan anggaran biaya pelaksanaan untuk pekerjaan perakitan balok girder segmental dan pemasangan balok girder sangat dibutuhkan karena dapat digunakan sebagai acuan studi pengeluaran anggaran biaya pelaksanaan tentang PCI girder untuk jembatan di tempat lainya. Studi pelaksanaan ini dilakukan pada pembangunan jembatan Klitik atau Main Bridge Klitik STA 90 081 0 proyek Jalan Tol Ruas Solo- Ngawi. Tujuan dari penulisan Proyek Akhir ini adalah (1) mengetahui metode pelaksanaan pekerjaan perakitan balok girder segmental dan pemasangan balok girder dilapangan (2) mengetahui perbandingan antara metode pelaksanaan pekerjaan perakitan balok girder segmental dan pemasangan balok girder dilapangan dengan SOP (Standart Operasional Prosedur) yang telah ditetapkan (3) selain itu juga untuk mengetahui anggaran biaya pelaksanaan yang dibutuhkan untuk pelaksanaan perakitan balok girder dan pemasangan balok girder dengan melakukan perhitungan Rencana Anggaran Biaya Pelaksanaan. Hasil studi ini menunjukan bahwa metode pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan di lapangan telah sesuai dengan yang ada di SOP (Standart Operasional Prosedur) yang telah ditetapkan. Untuk perhitungan anggaran biaya pelaksanaan perakitan balok girder didapatkan dengan kisaran jumlah harga Rp 654.815.512 13 sedangkan untuk pekerjaan pemasangan atau erection girder didapatkan dengan kisaran jumlah harga Rp 3.045.451.784 33 sehingga jumlah total biaya yang harus dikeluarkan untuk perakitan dan pemasangan balok girder yaitu kisaran harga Rp 3.881.499.636 46. Berdasarkan studi ini disarankan dalam pelaksanaan pekerjaan perakitan dan pemasangan balok girder harus lebih memperhatikan penempatan dan penggunaan efisiesi alat kerja supaya biaya yang dikeluarkan tidak terlalu besar.