Skripsi
Program pelaksanaan sosialisasi edukasi tentang kereta api kepada masyarakat umum dan anak usia dini di Wilayah DAOP VII Madiun dan DAOP VIII Surabaya / Arif Vandi Firman
Abstrak
ABSTRAK Firman Arif Vandi . 2016. Program Pelaksanaan Sosialisasi dan Edukasi Tentang Kereta Api Kepada Masyarakat Umum dan Anak Usia Dini Di Wilayah Daop VII Madiun dan Daop VIII Suarabaya. Skripsi. Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Endang Sri Redjeki M.S (II) Sopingi S.Sos M.Pd. Kata Kunci Pelaksanaan Edukasi Sosialisasi Kereta Api Indonesia Kereta api adalah moda transportasi publik yang sangat efektif dalam perjalanan transportasi dengan jumlah penumpang yang banyak. Hal ini dikarenakan moda berbasis rel dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Dalam perkembangannya sistem pereketapian Indonesia sangat maju dan mengikuti perkembangan kemajuan teknologi yang sangat pesat. Hal ini tidak terlepas dari inovasi yang menyesuaikan dengan kemudahan dalam sebuah pelayanan terhadap pengguna jasa kereta api dengan membangun sebuah ide teknologi yang mudah dan bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan ini dilakukannya sebuah pelayanan terus selalu mengikuti perkembangan dan kemajuan sebuah teknologi untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses pembeliaan tiket komplain hingga pelayanan informasi kereta api. Perkembangan kereta api begitu pesat dalam melayani masyarakat. Namun dengan pesatnya perkembangan kereta api saat ini tidak didukung sebagian besar masyarakat yang awam dalam hal tekhnologi. Ini merupakan salah satu hambatan eksternal yang di hadapi oleh pihak kereta api dalam perkembangan inovasi pelayanan kereta api. Pihak kereta api berupaya selalu untuk terus mendekati dan mengambil simpati masyarakat yang awam teknologi dalam hal pelayanan. Salah satu cara paling efektif adalah menggunakan cara edukasi dan sosialisasi dalam pengetahuan kereta api. Dengan cara sosialisasi dan edukasi yang mudah dan dilakukan secara bertatap muka serta menjelaskan langsung kepada masyarakat akan memberikan sesuatu hal baru dengan pendekatan langsung kepada masyarakat. Tidak lupa juga melakukan edukasi dengan sasaran anak usia dini. Hal ini dimaksudkan untuk menanamkan rasa kecintaan dan pengalaman baru bagi mereka untuk menggunakan transportasi kereta api yang nyaman mudah dan murah. Dalam pelaksanaanya dilakukan di dua tempat yang berbeda. Yang pertama di lakukan di wilayah Daop VII Madiun di Stasiun Blitar dan wilayah Daop VIII Surabaya di Stasiun Surabaya Kota serta Area CFD Kota Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi wawancara dan dokumentasi. Prosedur analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data display data dan menarik kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan menggunakan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini adalah penyelanggaran program sosialisasi dan edukasi tentang kereta api. Melaksanakan proses identifikasi terlebih dahulu. Perencanaan mulai cakupan ini dari tempat bahan Sosialiasas dan bahan edukasi waktu dan sasaran. Dari semua cakupan tersebut pada dasarnya pihak KAI dan komunitas keret api sudah melaksanakan dengan baik dan lancar. Walupaun semua kegiatan tidak terlepas dari permasalahan dari hal hal kecil yang menjadi hambatan. Namun saat pelaksanaan secara garis besar berjalan lancar dan sukses menarik masyarakat untuk mengetahui lebih tentang kereta api dan menanamkan main set tentang kereta api secara lebih dekat dan merasakan sensasi pengalaman baru menaiki kereta api yang nyaman seru hingga meyenangkan untuk mereka serta mengharapakan juga program ini terus diperdayakan dan terus dilaksakanan agar masayarakat akan mendapatkan pengetahuan baru tentang angkutan transpotasi kereta api. Berdasarkan hasil penelitian maka terdapat beberapa saran yang peneliti ajukan diantaranya (1) bagi jurusan pendidikan luar sekolah yaitu hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai tambahan untuk pengembangan studi penyelenggaraan pelatihan untuk mahasiswa pendidikan luar sekolah dan menjadi tema baru yang menarik untuk perkembangan pengetahuan dan pengetahuan transportasi mahasiswa pendidakan luar sekolah (2) bagi KAI yaitu hasil penelitian dapat dijadikan bahan pengembangan untuk penerapan penyelenggaraan program sosialisasi dan edukasi terutama dalam hal proses agar dapat berjalan dengan efektif (3) bagi peneliti selanjutnya yaitu peneliti mengharapkan dengan selesainya penelitian ini dapat dijadikan bahan penelitian baru dengan tema yang baru selanjutnya pada penyelenggaraan pelatihan dengan fokus penelitian yang berbeda.