Skripsi
Pengembangan bahan ajar IPA berpendekatan SETS (Science, Environment, Technology, Society) untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dengan tema tekanan pada sistem peredaran darah manusia untuk siswa SMP/MTs kelas VIII / Hesa Indraswari Kusuma Ningrum
Abstrak
ABSTRAK Ningrum Hesa Indraswari Kusuma.2017 Pengembangan Bahan Ajar IPA Berpendekatan SET (Science Environment Technology Society) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi dengan Tema Tekanan pada Sistem Peredaran Darah Manusia untuk Siswa SMP/Mts Kelas VIII.Program Studi Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr.Parno M.Si (2) Metri Dian Insani S.Si. M.Pd Kata Kunci Bahan Ajar IPA Tekanan Pada Sistem Peredaran Darah SETS Pembelajaran IPA terpadu bertujuan untuk mengkaji konsep IPA sehingga siswa memiliki penguasaan yang utuh. Siswa dihadapkan pada situasi nyata untuk membentuk pembelajaran yang bermakna. Siswa akan mampu menerima menyimpan dan menerapkan konsep IPA yang telah dipelajarinya. Berdasarkan hasil wawancara terbatas dengan guru IPA MTs di Kota Malang diperoleh informasi bahwa guru mengalami beberapa permasalahan dalam pembelajaran IPA. (1) Guru IPA tidak berasal dari latar belakang pendidikan IPA sehingga merasa kesulitan untuk mengajar IPA secara terpadu (2) Guru kurang bervariasi mengemas pembelajaran di kelas. Pembelajaran IPA terpadu dapat diwujudkan dengan pendekatan SETS (Science Environment Technology Society) sehingga siswa dapat memahami sains lingkungan teknologi dan masyarakat yang utuh. Salah satu materi yang sesuai dengan pendekatan SETS yaitu tema tekanan pada sistem peredaran darah manusia. Materi ini memuat tema dan percobaan. Tujuan dari pengembangan ini untuk menghasilkan produk berupa buku yang dapat membantu guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran dengan pendekatan SETS (Science Environment Technology Society) pada tema tekanan pada sistem peredaran darah manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah model penelitian pengembangan four-D tanpa tahap penyebaran (disseminate). Pada tahap pengembangan produk di validasi oleh validator untuk mengetahui kelayakan materi dan bahan ajar sedangkan pada uji keterbacaan bahan ajar dilakukan terhadap 15 orang kelas VIII SMP PGRI 02 Ngantang dan 2 orang guru IPA. Jenis data yang diperoleh dari hasil validasi dan uji keterbacaan merupakan data kuantitatif dan kualitatif yang dianalisis dengan menggunakan teknik deskripif Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan bahan ajar IPA dengan pendekatan SETS (Science Environment Technology Society) pada tema tekanan pada sistem peredaran darah manusia diperoleh nilai validasi hasil kebenaran konsep yaitu sebesar 90% kebenaran materi sebesar 100% kevalidan bahan ajar yaitu sebesar 75% buku guru sebesar 89 5 % dan buku siswa sebesar 96 6%. Berdasarkan penilaian validator ahli tersebut bahan ajar hasil pengembangan dapat dianggap layak. Berdasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar hasil pengembangan dapat dianggap efektif membantu siswa dalam memahami tema tekanan pada sistem peredaran darah manusia.