Skripsi
Transformasi sumpah Bisma dan Kunti dalam kitab puisi Arung Diri karya Djoko Saryono / Siti Amanah
Abstrak
ABSTRAK Amanah Siti. 2017. Transformasi Sumpah Bisma dan Kunti dalam Kitab Puisi Arung Diri Karya Djoko Saryono. Skripsi Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Taufik Dermawan M.Hum. Kata Kunci intertekstual transformasi dan wayang. Wayang bersumber dari kitab Ramayana dan Mahabarata yang kemudian dikembangkan dalam tradisi pertunjukan wayang. Perujukan wayang dalam sastra Indonesia menunjukan adanya tanggapan penyair terhadap wayang karena dalam teks puisi penyair merupakan pembaca yang memberi tanggapan. Tanggapan itu berupa transformasi dari teks wayang ke teks sastra. Argument tentang transformasi suatu karya dapat dilihat atau dikaji dengan teori intertekstual. Penelitian ini bertujuan mendeskripsiskan bentuk transformasi Sumpah Bisma dan Kunti dalam kitab puisi Arung Diri karya Djoko Saroyono. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian diskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan intertekstual yang merujuk pada transformasi teks. Data penelitian ini berupa kutipan larik dan bait antologi kitab puisi Arung Diri karya Djoko Saryono dan kutipan dari teks wayang. Sumber data penelitian ini berupa teks puisi Arung Cerita dalam kitab puisi Arung Diri karya Djoko Saryono dan buku Ensiklopedia Wayang Indonesia. Sumber data dari antologi kitab puisi Arung Diri karya Djoko Saryono pada tahun 2013 terdapat enam judul puisi. Sumber data dari buku Ensiklopedia Wayang Indonesia jilid 1 2 3 pada tahun 1999. Berdasarkan hasil analisis data dan temuan penelitian disimpulkan bahwa dalam kitab puisi Arung Diri karya Djoko Saryono ditemukan data berupa tiga sumpah yang diucapkan Bisma dan tiga sumpah yang diucapkan Kunti serta beberapa bentuk transformasi dalam modifikasi ekserp pararel konversi dan eksistensi. Hasil temuan data direpresentasikan oleh tokoh Bisma dan Kunti. Berdasarkan kesimpulan hasil penelitian dikemukakan saran sebagai berikut. Penelitian transformasi sumpah Bisma dan Kunti dalam kitab puisi Arung Diri karya Djoko Saryono yang masih terbatas pada aspek-aspek transformasi puisi yang direpresentasikan oleh tokoh wayang dengan ruang lingkup yang masih sangat terbatas. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai inspirasi dan referensi penelitian lanjutan maupun penelitian lain yang sejalan tentang puisi terutama perkembangan transformasi teks wayang.