Skripsi
Pengembangan instrumen literasi sains siswa SMP kelas VIII pada materi tekanan zat dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari / Siti Khoirun Ervin Novanti
Abstrak
ABSTRAK Novanti Siti Khoirun Ervin. 2017. PengembanganInstrumen Literasi Sains Siswa SMP Kelas VIII pada Materi Tekanan Zat dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari. Skripsi Program StudiPendidikan IPA FakultasMatematikadanIlmuPengetahuanAlam UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Vita Ria Mustikasari S.Pd. M.Pd. (II) Erni Yulianti S.Pd. M.Pd. Kata kunci instrumen literasi sains tekananzat IPA berkaitan dengan cara mencari tahu tentang alam secara utuh dan menyeluruh. Pemahaman konsep IPA secara utuh dapat menunjang siswa dalam menggunakan kemampuannya untuk memecahkan berbagai masalah dan membuat keputusan dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan siswa dalam mengaplikasikan konsep IPA pada kehidupan sehari-hari disebut dengan Literasi Sains. Hasil survey PISA pada tahun 2006-2015 menunjukkan tingkat literasi sains siswa Indonesia rendah. Berdasarkan data tersebut disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan literasi sains siswa tidak membutuhkan waktu yang singkat. Oleh karena itu penilaian terhadap kemampuan literasi sains siswa perlu dilakukan dalam kurun waktu tertentu. Hasil wawancara dengan guru IPA di salah satu SMP Kota dan Kabupaten Malang diperoleh data bahwa guru belum pernah mengembangkan instrumen penilaian untuk mengukur kemampuan literasi sains siswa. Salah satu materi yang dapat digunakan dalam pengembangan instrumen literasi sains adalah materi tekanan zat. Materi tekanan zat erat kaitannya dalam bidang teknologi kesehatan dan bidang lainnya dalam kehiupan masyarakat. Tujuan penelit ian ini adalah menghasilkan instrumen literasi sains siswa SMP Kelas VIII pada materi tekanan zat dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari yang valid dan reliabel. Instrumen literasi sains yang dikembangkan berupa tes pilihan ganda dalam bentuk wacana sains yang berorientasi pada indikator tingkatan literasi sains PISA (level 1-5) pada materi tekanan zat dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitianinimerupakanjenis penelitiandan pengembangan(Research and Development) yang menggunakan model 4D denganmelakukan tigatahapyaitudefine design dan develop.Produkhasilpengembangandivalidasiolehsatu dosenFisikaFMIPA UM.Uji coba empiris dilakukan kepada 98 siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Malang. Teknik analisis data hasil validasi dilakukan dengan cara menghitung persentase skor kelayakan instrumen. Teknik analisis uji empiris dilakukan dengan menghitung validitas dan reliabilitas butir soal. Hasil validasi menunjukkan bahwa instrumen literasi sains yang dikembangkan sangat layak dengan skor rata-rata sebesar 94 6%. Hasil uji empiris diperoleh 21 soal valid dengan reliabilitas sebesar 0 829. Data tersebut menunjukkan bahwa dalam penelitian dan pengembangan ini dihasilkan instrumen literasi sains yang valid dan reliabel.