Skripsi
Pemodelan gaya berat pada sistem panas bumi Ngebel di Kabupaten Ponorogo / Mochamad Firmansyah
Abstrak
ABSTRAK Firmansyah Mochamad. 2017. Pemodelan Gaya Berat Pada Sistem Panas Bumi Ngebel di Kabupaten Ponorogo Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Burhan Indriawan S.Si M.Si (II) Daeng Achmad S S.Si M.Kom. Kata kunci Panas Bumi Ngebel Gaya Berat Indonesia memiliki potensi energi panas bumi 29GW tetapi baru dimanfaatkan sekitar 8% (Badan Geologi 2013). Pengembangan sumber Energi panas bumi diperlukan karena Sifatnya yang stabil ramah lingkungan dan terbarukan. tujuan penelitian yaitu mengetahui kondisi bawah permukaan daerah potensi panas bumil di kabupaten ponorogo melalui meotode gaya berat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan daerah Patahan berada pada batas kontur anomali rendah dengan kontur anomali. Dengan adanya patahan energi panas dapat lebih mudah untuk dilepaskan ke permukaan sehingga yang muncul salah satunya berupa manifestasi air panas. Reservoir panas bumi diduga kuat mendominasi daerah sebelah barat laut penelitian karena nilai anomali gaya berat dan densitas yang rendah. Daerah pada kontur anomali tinggi didominasi oleh jenis batuan andesit yang ditunjukkan oleh nilai densitas batuan sekitar 2 68 gr/cm3 dan kedalaman sekitar 300 m. Daerah dengan anomali rendah didominasi oleh batuan sedimen dengan nilai densitas batuan sekitar 0 80-1.00 gr/cm3 dengan kedalaman bervariasi antara 5 100 m. Sedangkan kondisi bawah permukaan manifestasi air panas yang berada pada batas anomali rendah dan anomali tinggi didominasi oleh jenis batuan beku dan batuan sedimen dengan densitas sekitar 2 3 gr/cm3.