Skripsi
Pemetaan pembelajaran bahasa Arab SMA di Kabupaten Mojokerto / Eka Nur Khamdanah
Abstrak
ABSTRAK Khamdanah Eka Nur. 2017. Pemetaan Pembelajaran Bahasa Arab SMA di Kabupaten Mojokerto. Skripsi Jurusan Sastra Arab Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Imam Asrori M.Pd (II) Laily Maziyah M.Pd. Kata Kunci Pemetaan pembelajaran bahasa Arab Bahasa Arab adalah bahasa agama dan diketahui juga sebagai bahasa Internasional yang diakui oleh PBB. Di Mojokerto bahasa Arab tidak hanya diajarkan di Madrasah Aliyah saja tetapi juga di Sekolah Menengah Atas negeri maupun swasta. Masing-masing sekolah memiliki kuikulum yang berbeda terkait dengan pembelajarannya. Berkaitan dengan itu maka penelitian ini dilakukan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan (1) kebijakan sekolah terhadap pembelajaran bahasa Arab (2) kualifikasi guru (3) kurikulum pembelajaran (4) strategi pembelajaran (5) media dalam pembelajaran (6) bahan ajar yang digunakan oleh guru (7) evaluasi yang digunakan oleh guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berjenis deskriptif. Data penelitian berupa hasil angket yang diperoleh dari penyebaran angket terhadap guru bahasa Arab di sekolah yang ada di kabupaten Mojokerto dan hasil wawancara dengan koordinator kurikulum. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket dan panduan wawancara. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap persiapan klasifikasi data tabulasi dan interprestasi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Pertama dari empat belas sekolah yang menjadi objek penelitian tujuh diantaranya menyajikan bahasa Arab sebagai matapelajaran yang terintegrasi dengan kurikulum inti ataupun pilihan dan muatan lokal. Tujuh yang lainnya tidak menyajikan bahasa Arab sebagai bahasa asing. Kedua Pendidikan terakhir guru di setiap objek penelitian yang menyajikan pembelajaran bahasa Arab yakni S-1 Pendidikan Agama Islam S-1 Pendidikan Bahasa Arab dan S-2 Pendidikan Agama Islam serta S-2 pendidikan Bahasa Arab. Ketiga sebagian besar objek penelitian memakai kurikulum dalam pembelajaran. Ada yang sudah menggunakan kurikulum 2013 kurikulum KTSP dan membuat pengembangan kurikulum sendiri. Keempat setiap guru di objek penelitian yang diteliti dalam awal pembelajaran ada yang menggunakan bahasa Arab sebagai permulaan pembelajaran. Akan tetapi sebagian besar memang tidak menggunakan bahasa Arab dalam permulaan pembelajaran. Kelima mengenai media yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Arab. Setiap objek penelitian menggunakan media pembelajaran apabila dianggap perlu. Akan tetapi ada juga yang tidak menggunakan media dalam pembelajaran bahasa Arab. Keenam mengenai bahan ajar atau buku teks yang digunakan objek peneliti berasal dari kemendikbud. Ketujuh mengenai pelaksanaan evaluasi pembelajaran bahasa Arab. Evaluasi dilaksanakan berbeda-beda. Setiap akhir tahun dilaksanakan sebagian besar dari objek penelitian. Ada yang melaksanakan evaluasi dua kali dalam satu semester dan melaksanakan evaluasi jika diperlukan tiap akhir pertemuan serta evaluasi umum dua kali tiap semester.