UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh variasi arus terhadap tegangan tarik pada pipa schedule 40 yang dilas dengan Gmaw didahului preheating / Agung Hendrik Ginantoro

Ginantoro, Agung Hendrik - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Ginantoro Agung Hendrik. 2017. Pengaruh Variasi Arus terhadap Tegangan Tarik pada Pipa Schedule 40 yang dilas dengan GMAW didahului Preheating. Skripsi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Yoto. H. Dr. S T. M.Pd. M.M. (II) Wahono Drs. S.ST. M.Pd. Kata kunci variasi arus tegangan tarik pipa schedule 40 GMAW preheating Besar arus yang digunakan saat pengelasan akan mempengaruhi jumlah masukan panas penetrasi las maupun tegangan pada saat proses pengelasan. Ketidaksesuaian masukan panas yang diberikan saat mengelas akan menyebabkan cacat dan juga mempengaruhi pada kecepatan pendinginan logam lasan Proses preheat banyak dilakukan pada baja karbon rendah yang di las menggunakan las GMAW untuk mengurangi distorsi akibat pengelasan dan meningkatkan penyatuan logam induk dengan logam las. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh variasi arus terhadap tegangan tarik pada pipa schedule 40 yang dilas dengan GMAW didahului preheating. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif/ eksperimental dengan variabel bebasnya adalah variasi arus 70A 85 A 100 A yang dipreheating 550 7484 C dan tanpa preheating. Variabel terikatnya adalah kekuatan tarik. Variabel kontrolnya adalah bahan pipa schedule 40 elektroda ER70S posisi pengelasan bawah tangan (1G) kampuh V 60 las GMAW gas pelindung CO2 dan media pendingin menggunakan udara. Pengujian bahan meliputi pengujian kekuatan tarik. Spesimen pengujian menggunakan standar JIS Z 2201 dan teknik analisis data mengunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan nilai tegangan tarik ultimate pipa schedule 40 yang mengalami prheating 550 7484 C pada arus 70 A 449 13 MPa pipa schedule 40 yang mengalami prheating 550 7484 C pada arus 85 A 436 82 MPa pipa schedule 40 yang mengalami prheating 550 7484 C pada arus 100 A 436 82 MPa dan nilai tegangan tarik ultimate pipa schedule 40 tanpa preheating pada arus 70 A 486 46 MPa arus 85 A 449 74 MPa arus 100 A 473 54 MPa. Nilai tegangan tarik ultimate pipa schedule 40 mengalami penurunan setelah mengalami proses preheat dan proses pengelasan. Semakin tinggi arus yang dipreheat semakin berkurang nilai tegangan tarik ultimate. Dari hasil pengujian tarik titik yang putus adalah di daerah baja karbon diluar Weld Metal ini menunjukkan bahwa daerah HAZ lebih kuat dibanding base metal pipa sch 40. Maka pengelasan untuk variasi arus yang didahului preheating dan variasi arus tanpa preheating pada penelitian ini bisa dikatakan masih dalam keamanan pemakaian untuk pengelasan GMAW.


Informasi Detail
DDC
Rs 671.52 GIN p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, 2017.
Deskripsi Fisik
x, 91 lembar : il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
06488/KI/17
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2017
Subjek
1. PENGELASAN
2. WEDDING

Pembimbing
1. Yoto ; 2. Wahono
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik