Tugas Akhir
Atmospheric di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno Bagian Layanan Umum dan Layanan Referensi / Reza Pahlevi
Abstrak
ABSTRAK Pahlevi Reza. 2017. Atmospheric di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno Bagian Layanan Umum dan Layanan Referensi. Tugas Akhir Program Studi D3 Perpustakaan Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Taufiq Kurniawan S.IP M.IP. Kata Kunci Perpustakaan Atmospheric Layanan Umum Layanan Referensi. Tugas Akhir ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan atmospheric di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno pada bagian layanan umum dan layanan referensi. Atmospheric adalah penataan ruangan atau suasana ruangan dalam keadaan riil yang ada di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno. Dengan aspek-aspek di dalamnya seperti tata ruang penataan sirkulasi udara pencahayaan fasilitas dan dekorasi. Penulisan Tugas Akhir ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Data yang diambil berupa (a) mendeskripsikan atmospheric UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno bagian layanan umum dan layanan referensi (b) mendeskripsikan kendala yang dihadapi pengelola perpustakaan terkait atmospheric di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno bagian layanan umum dan layanan referensi (c) Mendeskripsikan upaya UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno untuk memaksimalkan atmospheric pada layanan umum dan layanan referensi. Pengumpulan data yang dilakukan peneliti dengan observasi dan wawancara. Atmospheric di layanan umum dan layanan referensi kurang memenuhi standar ukuran luas ruangan dan penataan ruang seperti ruang petugas meja baca OPAC harus di tata ulang kembali. Sirkulasi udara pada layanan umum dan layanan referensi sudah cukup baik dengan menggunakan AC (Air Conditioner) akan memberikan kenyamanan bagi pemustaka dan pustakawan pemakaian AC di layanan umum dan layanan referensi ini ada manfaatnya juga untuk menjaga koleksi bahan koleksi. Kendala yang dihadapi pengelola terkait atmospheric di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno (a) Kurangnya rak buku untuk menampung jumlah buku yang banyak. (b) Terbatasnya sirkulasi udara ketika padamnya listrik. (c) kurangnya fasilitas komputer OPAC. Dalam menghadapi kendala tersebut upaya yang dilakukan pihak UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno dengan melakukan menambahkan beberapa rak buku untuk menampung koleksi buku yang belum bisa dishelving. Selain itu perlunya perombakan sirkulasi udara dengan melakukan perombakan ulang atau menambahkan ventilasi udara. Upaya selanjutnya yaitu penambahan fasilitas OPAC agar pemustaka mudah untuk menelusuri informasi di layanan umum dan layanan referensi.