Skripsi
Perbedaan hasil belajar pemrograman dasar karena faktor kemampuan logika dan penerapan model pembelajaran conceptual map dibanding mind map pada siswa RPL kelas X SMK N 5 Malang / Mega Ayulia Retnaningtiyas
Abstrak
v ABSTRAK Retnaningtiyas Mega Ayulia. 2017. Perbedaan Hasil Belajar Pemrograman Dasar karena Faktor Kemampuan Logika dan Penerapan Model Pembelajaran Conceptual Map dibanding Mind Map pada Siswa RPL Kelas X SMK N 5 Malang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Setiadi Cahyono Putro M.Pd M.T (II) Drs. Puger Honggowiyono M.T Kata Kunci hasil belajar kemampuan logika model pembelajaran conceptual map mind map pemrograman dasar Permasalahan belajar yang sering dihadapi siswa pada mata pelajaran Pemrograman Dasar diantaranya faktor kemampuan logika sebagai penunjang daya nalar dan model pembelajaran yang diterapkan sebagai faktor eksternal yang mempengaruhi hasil belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar Pemrograman Dasar yang menggunakan model pembelajaran Conceptual Map dan Mind Map (2) mengetahui perbedaan hasil belajar ditinjau dari faktor kemampuan logika dan penggunaan variasi model pembelajaran (3) mengetahui interaksi antara faktor kemampuan logika dan penggunaan variasi model pembelajaran (4) dan mengetahui hasil belajar mana saja yang berbeda dan signifikan antar kelompok-kelompok eksperimen pada mata pelajaran Pemrograman Dasar kelas X di SMK Negeri 5 Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah modifikasi rancangan True Eksperimen yaitu desain faktorial 2x2. Subjek penelitiannya kelas X siswa RPL SMK N 5 Malang. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas yang dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan tingkat kemampuan logikanya. Uji hipotesis dilakukan dengan ANOVA dua jalur untuk mengetahui perbedaan dan interaksi hasil belajar Pemrograman Dasar selanjutnya dilakukan uji Post Hoc Comparison untuk mengetahui kelompok hasil belajar yang berbeda dan signifikan. Hasil penelitian yang diperoleh (1) deskripsi nilai seluruh kelompok eksperimen sebagian besar berada pada kategori sedang dengan tiap interval yang berbeda (2) ada perbedaan hasil belajar Pemrograman Dasar dengan kemampuan logika dilihat dari nilai signifikansi 0 008 0 05 dan ada perbedaan hasil belajar Pemrograman Dasar dengan penerapan variasi model pembelajaran dilihat nilai signifikansi 0 009 0 05. (3) tidak ada interaksi antara kemampuan logika dan penerapan variasi model pembelajaran dilihat dari nilai signifikansi 0 127 0 05 (4) terdapat perbedaan beberapa kelompok yg signifikan yaitu Conceptual Map kemampuan logika tinggi (C1) dan Conceptual Map kemampuan logika rendah (C2) dengan signifikansi 0 017 0 05 Conceptual Map kemampuan logika tinggi (C1) dan Mind Map kemampuan logika tinggi (M1) dengan signifikansi 0 14 0 05 dan Conceptual Map kemampuan logika tinggi (C1) dan Mind Map kemampuan logika rendah (M2) dengan signifikansi 0 002 0 05. Sehingga dapat disimpulkan dari penelitian ini yaitu (1) seluruh kelompok eksperimen rata-rata berada pada kategori sedang dengan interval masing-masing (2) terdapat perbedaan hasil belajar karena faktor kemampuan logika dan penarapan variasi model pembelajaran (3) tidak terdapat interaksi antara tingkat kemampuan logika dan model pembelajaran (4) terdapat perbedaan kelompok signifikan yaitu kelompok Conceptual Map kemampuan logika tinggi (C1) dan Conceptual Map kemampuan logika rendah (C2) Conceptual Map kemampuan logika tinggi (C1) dan Mind Map kemampuan logika tinggi (M1) dan Conceptual Map kemampuan logika tinggi (C1) dan Mind Map kemampuan logika rendah (M2).