Skripsi
Pengaruh penerapan model pembelajaran Group Investigation terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas VIII SMPN 4 Malang dalam menganalisis sistem peredaran darah, ganguan, dan upaya menjaga kesehatan sistem peredaran darah manusia / Annafi Rhomadhiyana
Abstrak
ABSTRAK Rhomadhiyana Annafi. 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Kelas VIII SMPN 4 Malang dalam Menganalisis Sistem Peredaran Darah Gangguan dan Upaya Menjaga Kesehatan Sistem Peredaran Darah Manusia. Skripsi Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unversitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Metri Dian Insani S.Si. M.Pd. (2) Sugiyanto S.Pd. M.Si Kata Kunci group investigation kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kendala yang terdapat pada pembelajarn IPA diantaranya yaitu keterbatasan pengetahuan ketersediaan sumber belajar dan kurang efektifnya penerapan model pembelajaran. Kendala tersebut dapat mengakibatkan kesulitan siswa dalam menerima pembelajaran. Pada abad 21 ini siswa juga dituntut untuk dapat menguasi kemampuan berpikir tingkat tinggi namun berdasarkan hasil observasi menyatakan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMP masih rendah. Sehingga untuk memenuhi tuntutan pendidikan tersebut maka guru harus dapat mengimplementasikan model pembelajaran yang tetap agar dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa dalam pembelajaran IPA. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan untuk memvasilitasi kemampuaan berpikir tinggi siswa yaitu model pembelajaran group investigation. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari penerapan model pembelajaran group investigation terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMPN 4 Malang pada materi sistem peredaran darah manusia. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu (quasy exsperimen) dengan desain penelitian posttest-only design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 4 Malang Tahun Ajaran 2016-2017. Sampel yang digunakan adalah kelas VIII-I dan kelas VIII-F. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Terdapat dua perlakuan yang berbeda pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada kelas eksperimen siswa belajar dengan model pembelajaran group investigation sedangkan pada kelas kontrol siswa belajar dengan model discovery learning. Instrumen penelitian terdiri dari Silabus RPP LKS dan soal kemampuan berpikir tingkat tinggi pada materi sistem peredaran darah manusia yang berupa soal uraian. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Group Investigation terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMPN 4 Malang dalam menganalisis sistem peredaran darah gangguan dan upaya menjaga kesehatan sistem peredaran darah manusia.