Skripsi
Penerapan model Project Based Learning (PjBL) pada pemrograman dasar turbo pascal untuk meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa kelas X bidang multimedia di SMK Negeri 1 Trenggalek / Andry Ardian Ristanti
Abstrak
ABSTRAK Ristanti Andry Ardian. 2016. Penerapan Model Project Based Learning (PjBL pada Pemrograman Dasar Turbo Pascal untuk Meningkatkan Aktifitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas X Bidang Multimedia di SMK Negeri 1 Trenggalek. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ir. H. Syaad Patmantara M.Pd. (II) Dyah Lestari S.T. M.Eng. Kata Kunci PjBL Aktifitas Hasil Belajar Turbo Pascal PjBL atau Pembelajaran Berbasis Proyek merupakan model pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada guru untuk mengelola pembelajaran di kelas dengan melibatkan kerja proyek. Melalui pembelajaran kerja proyek kreativitas dan motivasi siswa akan meningkat. Penerapan model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) diharapkan mampu meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa. Melalui pembelajaran berbasis proyek siswa dilatih untuk mampu mengkonstruk pengetahuan dan keterampilannya secara personal. Selain itu pada pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek yang menggunakan model kolaboratif akan mendorong siswa untuk lebih aktif berinteraksi dan bekerja sama. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa kelas X Multimedia pada mata pelajaran Pemrograman Dasar (Turbo Pascal) di SMK Negeri 1 Trenggalek. Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang mereflaksikan aspek-aspek kegiatan pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus sesuai dengan alokasi waktu dan materi pelajaran model penelitian tindakan kelas yang digunakan mengacu pada rancangan penelitian tindakan kelas Kemmis dan McTaggart dimana setiap siklus terdiri dari empat langkah yang terdiri atas (a) planning (perencanaan) (b) acting (tindakan) (c) observing (pengobservasian) dan reflekting (perefleksian). Hasil dari perefleksian ini akan digunakan untuk memperbaiki perencanaan (revice plan) berikutnya. Hasil penelitian dengan penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) menunjukkan bahwa aktifitas dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan pada siklus I aktifitas belajar siswa persentasenya sebesar 74 23% pada siklus II menjadi 87 83%. Sehingga antara siklus I dan Siklus II mengalami peningkatan sebesar 13 6%. Untuk hasil belajar ranah kognitif pada siklus I sebesar 82 85% pada siklus II menjadi 100%. Sehingga antara siklus I dan siklus II mengalami peningkatan sebesar 17 15%. Pada ranah afektif siklus I persentase ketuntasan mencapai 85 57% siklus II mencapai 94 28%. Sehingga nilai afektif antara siklus I dan siklus II meningkat sebesar 5 71%. Dan pada ranah psikomotorik persentase ketuntasan siklus I mencapai 74 28% siklus II mencapai 97 14%. Sehingga nilai psikomotorik antara siklus I dan siklus II meningkat sebesar 22 86%.