UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Studi komparasi komunitas collembola pada lahan bekas bakaran, transisi dan lahan tidak kebakaran di hutan jati Taman Nasional Baluran Situbondo / Alifia Yulianita

Yulianita, Alifia - Nama Orang;

Abstrak
v RINGKASAN Yulianita Alifia. 2017.Studi Komparasi Komunitas Collembola Pada Lahan Bekas Kebakaran Transisi Dan Lahan Tidak Terbakar Di Hutan Jati Taman Nasional Baluran Situbondo Jawa Timur. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Ir. Suhadi. Msi (2) Agus Dharmawan. M.si Kata Kunci collembola kebakaran baluran Kebakaran permukaan menyebabkan hilangnya vegetasi yang menutupi tanah lapisan serasah dan lapisan humus paling atas yang merupakan bagian utama sumber daya dan habitat organisme tanah salah satunya adalah collembola collembola berperan membantu mempercepat perombakan bahan organik tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komparasi dari keragaman dan kemelimpahan komunitas Collembola di lahan bekas kebakaran lahan transisi dan lahan Tidak kebakaran Taman Nasional Baluran. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif ekploratif dengan RAK . Pengambilan sampel dilakukan dengan line transect Sampling method pada tiga lokasi berbeda lahan bekas kebakaran lahan transisi dan lahan tidak kebakaran yang selanjutnya di transek berdasarkan ketinggian. Ekstraksi collembola tanah dilakukan dengan alat ekstraksi corong barless-tullgren modifikasi Eco 12 . Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa rentang suhu pada hutan jati di lahan bekas kebakaran transisi dan tidak terbakar di Hutan Jati Taman Nasional Baluran 24-27 oC kadar air tanah sebesar 8-13 % derajat keasaman sebesar 6-7 dan nilai kandungan N-Total sebesar 0 12-0 27 % dengan hubungan terhadap H E dan R yaitu berturut-turut 22 1% 17% dan 19 7% yang didapatkan melalui analisis Sumbangan efektif total. Vegetasi yang mendominasi ada Mimosa invisa dan Polytrias indica.Hasil identifikasi sampel menunjukkan Collembola yang ditemukan terbagi dalam 9 genus dan 9 spesies dengan INP Paralobella cassagnau mendominasi pada kedua lahan kebakaran dan tidak terbakar dan pada lahan transisi yaitu Lepidocyrtus Bourlet. Berdasarkan hasil uji duncan menunjukkan bahwa plot pada ketinggian rendah memiliki nilai H E R yang berbeda signifikan lebih besar dibanding plot lainny hal ini dapat dikarenakan perbedaan ketinggian memungkinan adanya perbedaan komposisi collembola didalamanya. Lahan transisi memiliki nilai H yang lebih besar signifikan dibanding lahan lainnya dan lahan transisi yang memiliki R berbeda tidak signifikan lebih besar dibanding lahan lain. Lahan tidak terbakar memiliki H yang rendah namun tidak signifikan dibanding lahan lain. Perbedaan yang tidak signifikan dapat dikarenakan tahun kebakaran pada september 2016 yaitu 1 tahun lalu karena durasi dari efek pasca kebakaran dan proses suksesi dari collembola memiliki laju yang berbeda


Informasi Detail
DDC
Rs 595.725 YUL s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2017.
Deskripsi Fisik
x, 82 lembar : il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
06921/KI/17
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2017
Subjek
1. SERANGGA EKOR PEGAS - KEANEKARAGAMAN
2. COLLEMBOLA - VARIETY

Pembimbing
1. Suhadi ; 2. Agus Dharmawan
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik