Skripsi
Pengembangan permainan sight word terhadap kemampuan berbicara anak kelompok A / Yunni Tri Jayati
Abstrak
ABSTRAK Jayati Yunni Tri. 2017. Pengembangan Permainan Sight Word Terhadap Kemampuan Berbicara Anak Kelompok A. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Usep Kustiawan M.Sn. (II) Eny Nur Aisyah S.Pd.I. M.Pd Kata Kunci Perkembangan Kemampuan Berbicara. Permainan Sight Word Permasalahan dalam berbahasa seperti kurang tepat dalam pengucapan kata kurang tepat dalam membuat kalimat malu untuk mengungkapkan pendapat dapat menghambat perkembangan bahasa anak termasuk perkembangan sosial anak . Anak belajar bahasa dengan mendengar mengamati menyimak meniru dan bermain. Belajar dengan bermain akan memberikan pengalaman secara langsung dan menyenangkan kepada anak. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menghasilkan permainan sight word yang valid untuk mengembangkan kemampuan berbahasa terutama kemampuan berbicara anak kelompok A. Sehingga dalam proses belajar menjadi lebih menarik mudah dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian dan pengembangan Dick Carey dengan 9 langkah pelaksanaan penelitian dan pengembangan. Data yang di ambil berupa data kualitatif dan data kuantitatif pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Data yang dihasilkan terdiri dari 3 orang ahli ahli pembelajaran anak usia dini ahli pengguna (guru) dan ahli permainan anak usia dini. Dalam 9 langkah pelaksanaan peneliti menggunakan uji coba perorangan dengan 3 orang anak uji coba kelompok kecil dengan 8 anak dan uji coba kelompok besar 25 anak. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah produk permainan Sight Word dengan kriteria keberhasilan yaitu (1)berupa presentase hasil evaluasi dari pembelajaran anak usia dini 90% (2) hasil evaluasi dari ahli pengguna (guru) 77.5% (3) ahli Permainan anak usia dini 85%. Tingkat kemampuan anak dalam melakukan permainan selama uji coba perorangan 74% uji coba kelompok kecil diperoleh persentase rata-rata 89% dan uji coba lapangan diproleh persentase ratarata 92%. Berdasarkan penyajian data di atas dapat disimpulkan bahwa pengembangan permainn sight word dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa terutama berbicara bagi anak kelompok A. Saran yang dapat diberikan yaitu permainan ini dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran bahasa bagi anak dan pengajar dapat menambahkan variasi dalam kegiatan pembelajaran.