Skripsi
Eksotika Tari Gandrung Banyuwangi sebagai sumber inspirasi penciptaan seni grafis cetak tinggi / Yusuf Antoni
Abstrak
ABSTRAK Antoni Yusuf. 2017. Eksotika Tari Gandrung Banyuwangi sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Karya Grafis Cetak Tinggi. Skripsi Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Sarjono Drs. M.Sn. Kata Kunci Banyuwangi Eksotika Penciptaan Seni Grafis Cetak Tari Gandrung Gandrung merupakan salah satu seni tari tradisional yang berasal dari kabupaten banyuwangi. Tari Gandrung Banyuwangi dalam pementasanya ada tiga bagian/babak yaitu jejer Gandrung paju Gandrung dan seblang subuh. Tarian ini dipentaskan dalam berbagai acara seperti khitanan pernikahan event pariwisata dan lainya. Dalam penciptaan ini eksotika tari gandrung Banyuwangi sebagai sumber inspirasi penciptaan karya seni grafis cetak tinggi. Ide gagasan ini muncul sebagai reaksi tentang keprihatinan penulis terhadap tingkat kepedulian generasi muda indonesia khususnya Jawa Timur yang kurang tertarik pada kearifan lokal budayanya. Penggambaran penari gandrung mempertimbangkan aspek-aspek dan unsur-unsur dan prinsip seni rupa agar karya yang diciptakan tidak hanya bermakna tetapi juga memiliki unsur estetik di dalamnya. Penciptaan karya bermula dari perancangan konsep yang didalamnya terdapat ide atau gagasan. Menentukan karakteristik dan objek karya kemudian menentukan teknik serta alat dan bahan yang akan digunakan. Jika semuanya sudah terpenuhi untuk langkah selanjutnya adalah proses visualisasi yaitu membuat sketsa diatas kertas lalu memindahkannya di atas papan hardboard. Kemudian proses mencukil pewarnaan dilakukan dengan menggunakan roll karet selanjutnya dilakukan pencetakan pada media kertas. Setelah itu proses pengemasan karya dengan menggunakan pigura kayu. . Penulis menampilkan 6 karya grafis yaitu 1) Jejer jaran dawuk I 2) Jejer jaran dawuk II 3) Nantang 4) Ngumbul 5) Ngebyar 6) Ngiplas. Berdasarkan hasil penciptaan ini dapat disimpulkan bahwa hasil karya berupa benda seni yaitu karya seni grafis yang mampu berdiri sendiri sebagai karya seni objektif. Serta penggunaan objek dan teknik cukilan merupakan media estetik yang paling menonjol berkaitan dengan pesan yang ingin disampaikan mampu ditelusuri sebagai karya seni yang subjektif