Skripsi
Pengembangan modul korespondensi pada kompetensi dasar membuat surat dinas melalui pendekatan kontekstual dengan strategi Alilis Surmatingniting (studi pada siswa kelas X APK di SMKN 1 Boyolangu) / Gery Dwi Ayu Putranti
Abstrak
i ABSTRAK Putranti Gery Dwi Ayu. 2017. Pengembangan Modul Korespondensi Pada Kompetensi Dasar Membuat Surat Dinas Melalui Pendekatan Kontekstual dengan Strategi Alilis Surmatingniting (Studi Pada Siswa Kelas X Administrasi Perkantoran SMKN 1 Boyolangu). Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Sarbini. Kata Kunci Modul membuat surat dinas pendekatan kontekstual strategi Alilis Surmatingniting Proses pembelajaran dapat terganggu dengan tidak adanya modul yang digunakan ataupun materi dalam modul tidak sesuai dengan kompetensi dasar yang dibutuhkan siswa yaitu membuat surat dinas. Selain itu tidak adanya modul yang dapat membantu siswa melatih kemampuan dalam membuat surat khususnya surat dinas. Sehingga keefektifan modul menjadi berkurang atau kurang layak untuk digunakan. Oleh karena itu peneliti akan melakukan penelitian dan pengembangan modul di SMKN 1 Boyolangu. Peneliti akan mengembangkan Modul Korespondensi Pada Kompetensi Dasar Membuat Surat Dinas Melalui Pendekatan Kontekstual dengan Strategi Alilis Surmatingniting (Studi Pada Kelas X Administrasi Perkantoran SMKN 1 Boyolangu) Tujuan pengembangan modul adalah (1) menghasilkan modul Korespondensi Bahasa Indonesia khususnya pada kompetensi dasar membuat surat dinas yang mudah dipahami melalui pendekatan kontekstual dengan strategi Alilis Surmatingniting (2) mengatahui kelayakan modul yang telah dikembangkan dalam menunjang pembelajaran (3) mengetahui keefektifan modul dalam menunjang proses pembelajaran siswa kelas X Administrasi Perkantoran 4 untuk mata pelajaran Korespondensi Bahasa Indonesia khususnya kompetensi dasar membuat surat dinas. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R D). Model yang digunakan dalam pengembangan modul ini adalah model pengembangan yang diadaptasi dari Borg dan Gall. Validasi modul dilakukan oleh 2 ahli modul dan 2 ahli materi 3 dari validator ahli merupakan dosen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang sedangkan 1 validator ahli materi adalah guru pengajar Program Keahlian Administrasi Perkantoran SMKN 1 Boyolangu. Uji coba pengguna dilakukan oleh 9 orang siswa dari kelas X Administrasi Perkantoran 3 SMKN 1 Boyolangu. Sajian dan analisis data pada penelitian ini dibedakan menjadi 5 aspek yaitu (1) kelayakan kegrafikan (2) kelayakan isi (3) kelayakan penyajian (4) kelayakan bahasa dan (5) strategi Alilis Surmatingniting. Dari penilaian kelimaii aspek diperoleh hasil bahwa modul dapat dikatakan layak dan valid dengan ratarata persentase oleh ahli modul sebesar 91 07% ahli materi sebesar 78 61% dan pengguna sebesar 80 21%. Modul dikatakan efektif digunakan sebagai bahan ajar ditinjau dari perbandingan kenaikan rata-rata nilai kognitif kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu 19 4% dan 8 50% yang termasuk dalam kriteria efektivitas sangat tinggi. Sedangkan untuk perbandingan kenaikan rata-rata nilai psikomotor kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu 3 35% dan 2 67% termasuk dalam kriteria efektivitas cukup tinggi. Saran bagi pengembangan lebih lanjut diharapkan guru pengajar dapat memanfaatkan modul ini dalam kegiatan belajar mengajar.